Bontang. Bertempat di Ruang Rapat Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bontang, pada Selasa (30/11/2021), digelar In House Training (IHT) dengan mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi Guru SMKN 1 Bontang Melalui Pemanfataan Akun Belajar Hybrid Learning”. IHT tersebut merupakan salah satu program Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) Calon Kepala Sekolah (CKS) SMKN 1 Bontang Anugrah.
Anugrah yang merupakan Guru Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Bontang dan pelaksana RPK tersebut menjelaskan bahwa saat ini dirinya sedang mengikuti On The Job Training (OJT) 2 Calon Kepala Sekolah Dinas Pendidikan Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2021, dimana salah satu proses seleksi di tahap diklatnya adalah menggelar kegiatan RPK yang selaras dengan program prioritas sekolah saat ini.
“Saya memilih tema ini, karena akun pembelajaran saat ini tengah disosialisasikan karena nantinya akan digunakan oleh semua bagian kependidikan , mulai dari siswa, pengajar, dan juga kepala sekolah,” jelasnya.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kasman Purba yang juga merupakan mentor 1, pada sambutannya berharap kegiatan IHT tersebut bisa menambah wawasan para guru yang mengikutinya. Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka magang calon kepala sekolah yang ada di SMKN 1 Bontang sebagai bagian dari OJT 2, dirinya berharap kegiatan dapat berjalan lancar hingga nanti selesai pada hari kedua (luring) dilanjutkan dengan daring juga dua hari sebagai model hybrid learning mengkombinasikan daring dan luring.
“Kegiatan ini dilaksanakan oleh Calon Kepala Sekolah, karena menurut mereka memang harus dilaksanakan untuk menambah wawasan kepada guru-guru kita yang ada di sini. Dan terima kasih kepada narasumber yang memberikan tambahan wawasan kepada para guru kami terkait Hybrid Learning ini,” ucapnya.
Sementara itu, narasumber kegiatan Ahmad Fajar Shidiq yang berasal dari Sahabat Rumah Belajar Provinsi Kaltim 2021, menjelaskan bahwa materi yang disampaikan adalah pemanfataan akunbelajar.id yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dimana akun tersebut disediakan oleh kementerian untuk mempermudah kegiatan pembelajaran di sekolah baik secara daring maupun luring.
“Dengan IHT ini maka guru-guru akan tau bahwa ada akun belajar ini yang bisa dipergunakan untuk membantu dan memudahkan mereka dalam kegiatan pembelajaran,” jelasnya.