Uncategorized  

Defisit Anggaran, Reses Anggota Dewan Rogoh Kocek Pribadi

Bontang. Permasalahan defisit anggaran pendapatan dan belanja daerah (Apbd) Bontang tahun 2016, tak hanya berbuntut pemangkasan sejumlah agenda maupun kegiatan di Satuan Perangkat Kerja Daerah (Skpd), namun turut berimbas pada ranah legislatif.

Salah satunya melalui kegiatan serap aspirasi masyarakat (reses) kedua anggota Dprd tahun 2016, yang dipastikan menggunakan dana pribadi dari tiap legislator.

“ Walau terjadi defisit anggaran, tidak lantas membuat kegiatan reses ini dihapuskan. Hanya saja kali ini berbeda, karena kami (Anggota Dprd Bontang) sepakat untuk menggunakan dana pribadi dan ala kadarnya,” ucap Ma’ruf Effendi, anggota Komisi 2 Dprd Bontang, Rabu (31/8/2016).

Senada, Ketua Fraksi NasDem Dprd Bontang, Bahktiar Wakkang, menyebut jika dana reses yang awalnya disepakati sebesar Rp. 600 Juta, tidak akan digunakan. Mengingat kondisi keuangan daerah, serta pemenuhan kebutuhan lain yang bisa dimanfaatkan dari dana tersebut. Sehingga semangat reses dengan dana pribadi anggota Drpd maupun swadaya konstituen, tetap menjadi pilihan terbaik yang diputuskan Paripuna Dprd Kota Bontang beberapa waktu lalu.

“ Karena melihat kondisi keuangan daerah itu lah, kenapa akhirnya kami di Dprd menyepakati hal ini,” ujar Bahtiar.

Reses kedua Dprd Kota Bontang tahun 2016, akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18 september 2016. (*)

 

Laporan : Yuli & Nasrul

Editor : Maya Ch