Uncategorized  

Disdikbud Bontang Siapkan Skenario New Normal, Hadapi Ajaran Baru 13 Juli 2020

Bontang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang belum memutuskan kapan pastinya pembelajaran di sekolah bisa dimulai lagi, meski tahun ajaran baru 2020–2021 tetap dihitung mulai 13 Juli 2020, dan untuk penerimaan peserta didik baru (PPBD) akan dimulai pada 22 juni 2020 mendatang.

Olehnya terkait hal tersebut Disdikbud Kota Bontang tengah menyiapkan skenario New Normal bagi sekolah, terkait tatanan hidup baru atau New Normal di tengah pandemi COVID-19, sebelum memasuki semester baru pada 13 Juli 2020 mendatang.

Kepala Bidang (KAbid) Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Saparuddin, menuturkan bahwa perlu persiapan cermat dan kehati-hatian ekstra, mengingat jumlah peserta didik dari tingkat pendidikan dini hingga menengah atas mencapai 43.491 peserta didik.

“Untuk itu, kami tetap akan berkiblat pada protokol kesehatan, yang ditetapkan oleh pemerintah atau gugus tugas percepatan COVID-19 pusat,” ungkapnya.

Namun demikian, Saparuddin mengaku pihaknya siap, jika kondisi normal baru di bidang pendidikan memang benar-benar akan dilaksanakan, sembari selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah, baik itu ditingkat PAUD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dijelaskan Saparuddin, untuk menghadapi New Normal , pihaknya mengusulkan 3 opsi pembelajaran bagi pihak sekolah yang diperuntukkan untuk seluruh peserta didik, yakni pertama seluruh sekolah dari PAUD, TK, SD sampai dengan SMA, MA, SMK melakukan pembelajaran jarak jauh atau daring, kedua untuk SMP dan SMA belajar disekolah sambil menunggu kondisi pandemi COVID-19 mereda,dan terakhir sekolah dibuka semua, mulai dari PAUD hingga SMA tetapi tetap menggunakan Protokoler Kesehatan.

“Tapi ketiganya itu baru sekedar usulan, kami juga masih menunggu keputusan dari pusat,” ungkapnya.

Adapun untuk diketahui berdasarkan data pendidikan daerah tahun 2019, peserta didik seluruhnya berjumlah 43.491 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari PAUD sebanyak 7.934 siswa, SD sebanyak 18.898 siswa, SMP sebanyak 8.425 siswa, SMA sebanyak 4.123 siswa, SMK sebanyak 3.886 siswa dan SLB sebanyak 225 siswa.

Laporan: Aris

Exit mobile version