Bontang. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bontang, anggarkan biaya sebesar Rp525 juta untuk pengadaan air dan listrik di dua gedung milik pemerintah, yakni Gedung Graha Pemuda dan Sport Center.
Penganggaran dialokasikan setelah pengelolaan dua gedung tersebut kini resmi menjadi tanggungjawab Disporapar sejak beberapa waktu lalu.
Dijelaskan Kepala Disporapar Bambang Cipto Mulyono, selain pengadaan listrik dan air,anggaran tersebut juga digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan sejumlah kerusakan kecil yang tidak menelan anggaran besar.
“Sudah kami anggarkan di APBD Perubahan 2017 ini, sehingga diharapkan pengadaan air dan listrik di graha pemuda, serta pengadaan air sport center dapat dilakukan dalam waktu dekat,” kata Bambang.
Namun begitu, lantaran alokasi anggaran yang sangat terbatas, maka pengadaan listrik Graha Pemuda belum mencakup keseluruhan gedung. Namun diutamakan terlebih dulu untuk bagian yang pemanfaatannya lebih prioritas.
“Kami juga akan menyiapkan berbagai fasilitas di Graha Pemuda, karena mulai akhir tahun 2017 gedung tersebut akan menjadi kantor Disporapar,” tambah Bambang.
Dalam percepatannya, pada minggu ini Disporapar bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Sekretariat Daerah, akan melakukan pendataan kerusakan di graha pemuda dan sport center, sebagai dasar penganggaran perbaikan dua aset milik Pemerintah ini pada APBD tahun 2018 mendatang.(*)
Laporan: Sary | Aris
