Uncategorized  

DPRD Sidak Terminal, Warga Keluhkan Kondisi Bus

Bontang. Guna memastikan kesiapan guna kelancaran arus mudik lebaran 1438 H, Komisi III Dprd Bontang gelar inspeksi mendadak (sidak) ke terminal KM6, Senin 12 Juni 2017.

Dalam kesempatan itu, berbagai hal menjadi laporan langsung masyarakat. Terutama kondisi bus yang dinilai cukup memprihatinkan dan mengkhawatirkan para penumpang yang akan keselamatan berlalu lintas.

“Kalau bisa Bus nya segera diremajakan. Jangan seperti sekarang banyak tidak sehat dan kondisinya yang mengkhawatirkan. Tolong pak untuk bisa dibenahi,” ujar salah satu penumpang kepada Komisi III yang memantau salah satu bus yang siap berangkat.

Menanggapi itu, Ketua Komisi III Rustam Hs pun mengingatkan pemilik bus untuk segera melakukan peremajaan. Hal ini sebagai upaya memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para penumpang. Baik dari maupun luar daerah Bontang.

“Saya tekankan lagi, jangan sampai hal ini (peremajaan bus) tidak dilaksanakan. Karena ini menyangkut keselamatan masyarakat selaku pengguna jasa transportasi,” ungkapnya.

Atas peringatan tersebut, salah satu sopir bus menyampaikan pihaknya sangat menyadari kondisi bus yang digunakan membutuhkan peremajaan.

Hanya saja, hal tersebut tidak bisa dilakukan berdasarkan peraturan di Provinsi. Dimana peremajaan bus hanya dapat dilakukan untuk bus yang dibuat mulai tahun 2014, sedangkan bus yang beroperasi di terminal Bontang merupakan produksi tahun 90 hingga 2000-an.

“Itu saja kendalanya pak, kalau tidak sudah dari dulu kami lakukan peremajaan bisa kami lakukan,” ucap Sawing, salah satu sopir bus.

Atas pernyataan itu, Wakil Ketua Dprd Bontang Faisal, menyebut jika perusahaan bus tidak bisa menyalahkan provinsi terkait peraturan peremajaan tersebut. Mengingat peraturan dikeluarkan dengan memperhatikan sisi keamanan dan kenyamanan para penumpang.

“Kalau tidak bisa diremajakan, ganti bis nya,” ujar Faisal.(*)

Exit mobile version