Bontang. Dua pelaku usaha kriya asal Kota Bontang berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Dekranasda Kaltim Award 2025 yang mengusung tema “Adikarya Kriya Etam: Menjalin Tradisi, Meraih Prestasi.” Ajang bergengsi ini diikuti oleh 169 produk kerajinan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dan bertujuan tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga mendorong kreativitas serta kepercayaan diri para pengrajin dalam menampilkan produk lokal unggulan mereka.
Dalam kompetisi tersebut, Nurlina, perajin asal Bontang lainnya, sukses meraih Juara 1 Kategori Ekshibisi melalui brand miliknya, Wahyu Collection. Usaha yang bergerak di bidang kerajinan tas ini dikenal dengan produk-produk kreatif dan inovatif yang memadukan bahan lokal dengan desain modern. Kemenangan Nurlina menegaskan bahwa produk kerajinan Bontang semakin diakui dan diminati di kancah regional.
Sementara itu, Wiji Rahayu yang akrab disapa Ewied, pemilik Ewied Collection, berhasil meraih Juara 2 Kategori Kain Wastra. Usaha yang digelutinya berfokus pada pembuatan kain dan pakaian batik dengan sentuhan khas daerah, yang menonjolkan keindahan motif serta filosofi budaya lokal. Prestasi ini menjadi bukti bahwa karya batik dari Bontang mampu bersaing dan mendapat apresiasi di tingkat provinsi.
Penyerahan hadiah Dekranasda Kaltim Award 2025 dilaksanakan pada Rabu (6/11/2025), bertempat di Aula Keminting, Kantor DPPKUKM Kaltim. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Kota Bontang, Nur Kalbi, turut hadir dan memberikan dukungan langsung kepada para perajin Bontang yang berprestasi. Kehadiran beliau menjadi bentuk apresiasi dan motivasi bagi pelaku usaha kriya di Kota Bontang untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Prestasi dua perajin ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Bontang dan diharapkan dapat menginspirasi pelaku usaha kreatif lainnya untuk terus berinovasi. Dengan dukungan pemerintah dan Dekranasda, semangat “Menjalin Tradisi, Meraih Prestasi” diharapkan dapat terus hidup dan membawa produk kriya Kalimantan Timur semakin dikenal luas, baik di pasar nasional maupun internasional.
