Dukungan Penuh Pemkot Bontang Iringi Keberangkatan MBPKT ke Ajang Dunia TWMC 2025

Bontang. Pemerintah Kota Bontang memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan Marching Band Pupuk Kaltim (MBPKT) dalam ajang Internasional Thailand World Music Championships (TWMC) 2025 di Sisaket, Thailand. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, pada acara pelepasan kontingen di Stadion Mulawarman.

Dalam sambutannya, Neni menyampaikan rasa bangga atas prestasi para pelajar Bontang yang mampu menjadi wakil Indonesia di panggung dunia.

“Kalian luar biasa. Tetap jaga kekompakan, jaga kesehatan, dan tampil percaya diri. Terima kasih PKT yang terus membina generasi muda Bontang hingga bisa mencapai level internasional,” ujarnya di hadapan ratusan pendukung yang hadir.

Selain pemerintah kota, dukungan kuat juga datang dari manajemen PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Direktur Utama PKT, Gusrizal, menegaskan bahwa marching band merupakan bagian penting dari pembinaan karakter generasi muda.

“MB PKT adalah bukti bahwa Bontang tidak kalah dari kota besar. Disiplin, harmoni, dan kerja sama yang terbangun di sini menjadi kebanggaan kami,” ungkapnya.

Ketua MBPKT, Dwi Agung Wibowo, turut memastikan kesiapan tim setelah menjalani latihan selama setahun penuh. Ia menyatakan keyakinannya bahwa para personel mampu tampil maksimal. “Kami siap berdiri sejajar dengan marching band terbaik dari berbagai negara. 135 personel yang berangkat adalah yang terbaik yang kami miliki,” tegasnya.

Pemkot Bontang juga memastikan dukungan tidak berhenti pada tahap pelepasan saja. Neni bahkan berencana hadir langsung di Thailand untuk memberikan dukungan moral kepada seluruh personel MBPKT selama kompetisi berlangsung, sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap pengembangan bakat pelajar daerah.

MB PKT sendiri akan turun dalam tiga kategori bergengsi, yaitu Indoor Marching Arts Winds (Independent Class), Drumline Battle (Professional Class), dan World Class Performance. Kontingen dijadwalkan berangkat pada 14 Desember 2025 dan diharapkan mampu membawa pulang prestasi yang mengharumkan nama Bontang, Kaltim, dan Indonesia.

Exit mobile version