Uncategorized  

Evaluasi Penerapan Manejemen Risiko, PKT Gelar Penilaian Maturitas

Bontang. PT Pupuk Kalimantan Timur melalui Departemen Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko, menggelar penilaian maturitas atau penilaian mandiri tingkat kematangan penerapan resiko perusahaan.

Kegiatan ini ditujukan untuk mendapat gambaran umum perihal penerapan manajemen risiko di Pupuk Kaltim, sekaligus memperoleh informasi kondisi eksisting dengan kondisi ideal yang diharapkan sesuai kaidah SNI ISO 31000 tahun 2011.

Serta, meningkatkan awareness seluruh insan perusahaan atas penerapan manajemen risiko perusahaan.

Penilaian akan berlangsung selama lima hari, hingga Jumat (15/9) mendatang. Dilakukan langsung tim dari Pupuk Indonesia beserta anak perusahaan. Diantaranya Pupuk Sriwijaya Palembang, Petro Kimia Gresik, Pupuk Indonesia Energi, serta internal Pupuk Kaltim.

“Dalam melaksanakan penilaian pun, kami menggunakan acuan standar nasional indonesia (SNI) ISO 31000 versi 2011, dengan metode survei responden,” kata Ketua Tim Penilai Sugianto dari Pupuk Sriwijaya Palembang.

Sementara Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana, mengaku sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini, karena dinilai sangat penting sebagai panduan yang mendasari mekanisme dan pengelolaan manajemen risiko di perusahaan.

“Semoga dari penilaian ini pengelolaan manajemen risiko di Pupuk Kaltim dapat terus ditingkatkan kedepannya,” ujar Bagya.

Diketahui, PT Pupuk Kaltim terakhir melakukan penilaian tingkat kematangan manajemen risiko pada tahun 2015, dan mendapatkan kriteria integrasi dengan skor 74,12 persen.

“Penilaian mandiri tingkat kematangan manajemen risiko tahun ini pun diharap mampu mencapai target, atau bahkan bisa meraih skor yang lebih tinggi dari sebelumnya,” tutur Bagya Sugihartana.(*)

 

Laporan: Mansur