Uncategorized  

Harga Terus Melambung, DKP3 Buat Gerakan Warga Tanam Cabai Sendiri

Bontang. Harga cabai rawit yang semakin melambung selama bulan Ramadhan menjadi perhatian Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang. Dimana saat ini harganya berada di kisaran Rp.100.000 hingga Rp.120.000 per-Kg.

Naiknya harga cabai rawit pada saat bulan Ramdhan sudah menjadi permasalahan menahun yang tidak kunjung ada solusinya. Oleh sebab itu DKP3 Bontang menggerakan warga untuk menanam cabai sendiri di pekarangan rumah melalui penyuluhan yang diikuti oleh kelompok Dasawisma Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Analis Ketahanan Pangan Muda DKP3 Evi Sulastri Tanjung, menjelaskan bahwa salah satu alasan tingginya angka inflasi harga cabai di berbagai daerah lantaran persoalan klasik yakni pasokan yang tak stabil dan rantai pasok yang terlalu panjang.

“Merujuk pada hal itu Pemerintah Provinsi mewajibkan Dinas Terkait untuk melaksanakan program 100 batang menanam cabai yang ditujukan kepada kelompok Program Pekarangan Pangan Lestari, dengan harapan masyarakat dapat mandiri melakukan gerakan tanaman cabai dengan memanfaatkan lahan pekarangan di lingkungannya masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Kelompok P2L Dasawisma Griya Edelwis Bontang Kuala Laosma Sihombing, mengatakan bahwa musim hujan yang tidak menentu seperti saat ini membuat produksi tanaman komoditas cabai sulit untuk di kembangkan terlebih jika banjir kerap melanda.

“Permasalahan banjir ini yang menjadi persoalan utama untuk kami membudidayakan Komoditas Cabai di Bontang, harapannya dengan adanya penyuluhan ini, ada solusi yang diberikan,” ungkapnya.

Senada dengan Laosma, Pengendali Oraganisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) DKP3 Bontang Paestri, menjelaskan bahwa siklus musim pengujan memang perlu dipelajari agar tidak terjadi gagal panen dalam membudidayakan cabai rawit.

“Jadi selain memberikan pemahaman terkait hama dan cara mencegahnya DKP3 juga memberikan pengetahuan dan modal agar budidaya cabai yang dilakukan perkelompok ini dapat maksimal, bukan hanya untuk segi ekonomis namun juga menambah pendapatan mereka,” terangnya.

Sebagai informasi, sebagai bentuk dukungan nyata dari DKP3 Bontang dalam rangka gerakan tanam cabai, masing-masing kelompok binaan diberikan modal sebesar Rp.60.000.000 yang dananya bersumber dari alokasi dana dekonsentrasi APBN tahun 2021 melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Laporan: Aris