Bontang. Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-128 Kodim 0908/Bontang resmi memulai pengerjaan fisik tambahan berupa perbaikan jembatan di RT 26, Kampung Masdarling, Kelurahan Gunung Telihan, Kamis (23/4/2026). Hari pertama pengerjaan difokuskan pada pembongkaran badan jembatan lama guna mempersiapkan konstruksi yang lebih permanen.
Koordinator Lapangan, Serka Sukimin menjelaskan, setelah proses pembongkaran selesai, tahap selanjutnya adalah pemasangan pondasi beton dan turap di kedua tepi jembatan. Langkah ini diambil sebagai solusi atas kerentanan konstruksi sebelumnya yang mudah tergerus aliran sungai.
“Hari ini kita mulai bongkar badan jembatannya. Target awalnya adalah memperkuat sisi tepi dengan pondasi beton. Ini penting agar oprit jembatan tidak mudah abrasi atau tergerus saat banjir meluap,” ujar Serka Sukimin di lokasi pengerjaan.
Pemilihan jembatan ini sebagai sasaran TMMD didasari atas laporan warga di RT 25 dan RT 26 yang kerap terkendala akses mobilitas. Menurut Sukimin, rusaknya jembatan memaksa warga dan anak sekolah memutar melalui jalur pipa dengan kondisi jalan tanah, yang memakan waktu tambahan hingga 20 menit.
“Ada puluhan KK di wilayah RT 25 dan RT 26 yang terdampak langsung. Jika cuaca hujan, jalur alternatif sangat sulit dilalui. Dengan perbaikan ini, efisiensi waktu warga bisa terpangkas signifikan,” tambahnya.
Dalam pengerjaan ini, Kodim 0908/Bontang menurunkan 25 personel dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) . Selain personel TNI, warga sekitar juga terlibat secara sukarela dalam proses pembangunan. Pihak Kodim terus melakukan koordinasi dengan Ketua RT setempat, untuk mengatur teknis keterlibatan warga di lapangan agar tidak mengganggu aktivitas pekerjaan utama mereka.
“Partisipasi masyarakat sifatnya inisiatif dan sukarela. Bagi warga yang memiliki waktu luang, kami persilakan bergabung bersama personel di lapangan,” pungkas Sukimin.
