Bontang. Berlangsung selama tiga hari, pelatihan budaya teripang bagi nelayan Malahing resmi berakhir Jumat sore, 27 April 2018. Ditutup langsung Superintendenden Bina Lingkungan dan Kemitraan Departemen CSR Pupuk Kaltim Udiyanto.
Dalam pelaksanaannya, pelatihan budidaya teripang dinilai sukses dan diikuti antusias para peserta. Begitu juga dengan materi yang disampaikan instruktur, bisa dipahami dengan baik.
Dikatakan Udiyanto, pelatihan ini akan dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan, mengingat besarnya potensi teripang untuk bisa dikembangkan di kawasan pesisir Bontang tersebut.
Ia juga berharap nelayan Malahing dapat menggali potensi melalui budidaya teripang sebagai profesi membanggakan. Mengingat nilai jual yang sangat tinggi, mampu mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan.
“Selain itu, kami juga berharap kampung Malahing dapat menjadi sentra budidaya teripang di Bontang,” ungkapnya
Sementara instruktur Balai Bio Industri Laut LIPI Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) Sigit Anggoro Putro Dwiono, pun menyebut antusias peserta pelatihan sangat tinggi selama mengikuti pelatihan.
Dirinya yakin, nelayan Malahing mampu sukses mengelola budidaya teripang dengan baik, terlebih akan luasnya habitat teripang di kawasan tersebut.
“Sejauh ini, kawasan untuk habitat teripang di Malahing merupakan paling luas dari daerah lain yang pernah saya datangi,” katanya.
Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Bontang Syamsu Wardi, kembali memberi apresiasi Pupuk Kaltim dengan menggagas pelatihan tersebut.
Dirinya mengaku juga baru menyadari potensi Malahing sangat besar untuk pengembangan teripang, dan berjanji untuk menindaklanjuti hal itu melalui usulan program kerja Pemerintah Daerah.
“Apalagi saya mengapresiasi semangat peserta juga cukup tinggi dalam mengikuti pelatihan. Semoga potensi teripang bisa kita kembangkan maksimal kedepannya,” ujarnya.
Begitupula Intong, nelayan Malahing yang menjadi salah satu peserta pelatihan mengatakan, ia bersama rekan nelayan lainnya bisa mengetahui dengan baik potensi pengembangan budidaya teripang melalui pelatihan ini. Apalagi bibit teripang mudah didapat, untuk dikembangkan dengan baik.
“Pelatihan ini juga semakin mendorong semangat kami untuk terus mencari dan membudidayakan teripang di Malahing ini,” paparnya.
Pelatihan diakhiri pemberian penghargaan bagi kelompok peserta terbaik, dirangkai peninjauan langsung keramba teripang percontohan yang telah dibangun Pupuk Kaltim.(*)
Laporan: Mansur
