Bontang. Kedatangan ustadz kondang Abdul Somad ternyata mendatangkan berkah bagi para pedagang dan juga warga setempat. Bahkan Fahmi (49) warga Banjarmasin jauh-jauh datang ke Bontang hanya untuk menjajakan alas tikar dan ikat kepala berlafazkan kalimat tauhid, yang di jual di sekitaran lapangan bessai berinta (lang-lang).
Alas tikar yang terbuat dari bahan daur ulang dijual dengan harga Rp 10 ribu rupiah, begitupun dengan ikat kepala. Fahmi tidak sendiri, Ia bersama 20 rekannya yang berasal dari Banjarmasin.
“Sudah lima bulan kami jualan seperti ini, tadi malam ikuti Ustadz Abdul Somad dari Samarinda terus langsung ke Bontang,” ujarnya.
Senada, Sudarini Warga Jalan K.S Tubun Bontang Utara juga kebagian berkah dari tabligh Akbar ustadz kondang yang biasa di sapa UAS.
Halaman depan dan samping kediamannya dijadikan lahan parkir bagi warga yang hendak mengikuti kajian islami bertema dari Bontang untuk Indonesia, di Lapangan Bessai Berinta.
Pasalnya, sejak pukul 17.00, Satlantas Polres Bontang telah menutup akses parkir kendaraan di sekitar lapangan Bessai Berinta, sehingga sejumlah pengendara lebih memilih untuk memarkirkan kendaraan di sekitar rumah warga.
Khusus sepeda motor dikenakan tarif Rp 5.000 sementara kendaraan roda empat dikenakan tarif parkir Rp 10.000.
“Alhamdulillah kebagian berkahnya. Setiap ada acara di Lang-lang memang kami kenakan tarif parkir,” tuturnya.
Laporan : Yulianti Basri
