Uncategorized  

Kelurahan Tak Dilibatkan, Lurah Usman Nilai Rastra dan PKH Kurang Tepat Sasaran

Bontang. Lurah Berebas Tengah Kecamatan Bontang Selatan, Usman, menyayangkan program bantuan beras sejahtera (Rastra), dan program keluarga harapan (PKH) yang tidak melibatkan pihak Kelurahan saat proses verifikasi lapangan.

Hal ini kata Usman, berimbas kepada jumlah penerima yang dinilainya kurang tepat sasaran. Terlebih terjadi penurunan penerima tahun 2018, dari sebelumnya 775 menjadi 640 keluarga.

Padahal, kondisi masyarakat di Berebas Tengah bisa dikatakan masuk dalam kategori miskin, dan seharusnya tidak ada keluarga penerima yang tercoret pada tahun ini.

Selain itu, Kelurahan harusnya lanjut Usman, turut memegang peranan penting dalam verifikasi masyarakat penerima rastra yang dilaksanakan Sucofindo, selaku pihak yang ditunjuk Pemerintah. Mengingat keberadaan warga dengan berbagai kondisi ekonomi, merupakan fokus utama Lurah bersama aparat pemerintahan dalam menjalankan tupoksinya. Dan diyakini lebih memahami kondisi warga di Kelurahan itu, khususnya Berebas Tengah.

“Hal ini bisa saja menjadi bumerang bagi Kelurahan, karena bisa jadi banyak warga yang tidak terima namanya dicoret dari penerima rastra. Padahal harusnya mereka menerima,” ujar Usman saat ditemui Pktv Bontang. Jumat (19/1) pagi.

Sementara untuk program keluarga harapan (PKH) yang juga dinilai kurang tepat sasaran. Sebab dalam praktiknya, ia masih menemukan warga yang seharusnya tidak mendapatkan, namun tetap menerima. Sebaliknya, ada yang seharusnya berhak, tapi tidak mendapatkan manfaat program tersebut.

“Kami harap pendataan berikutnya Kelurahan bisa dilibatkan, juga Babinkamtibmas dan Babinsa karena lebih mengetahui kondisi riil di lapangan,” tambahnya.

“Kami tidak bermaksud memperkeruh suasana, namun menginginkan dua program yang menyasar masyarakat miskin dan kurang mampu tersebut bisa lebih tepat sasaran. Agar ada koreksi dan perbaikan kedepannya,” tandasnya.(*)

 

Laporan: Mansur