Bontang. Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bontang mencatat, dari total 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Bontang, 17 OPD diantaranya diketahui memiliki serapan anggaran yang rendah pada semester pertama 2021, yakni masih berada di bawah 40%.
Sekretaris Bapelitbang Edy Prabowo, menjelaskan bahwa hingga 30 Juni 2021 realisasi fisik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bontang 2021 baru mencapai 44,14% dari target 60,76% untuk semester pertama. Sementara untuk realisasi keuangan baru mencapai angka 32,40%.
“Ada 3 OPD dengan serapan fisik paling rendah yakni Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kecamatan Bontang Selatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota,” terangnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Ii Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Rustam, mengaku prihatin dengan kinerja OPD tersebut. Dirinya pun meminta Wali Kota untuk memberikan teguran dan perhatian khusus kepada OPD-OPD yang dinilai memiliki kinerja yang tidak maksimal.
“Untuk membahas permasalahan ini lebih jauh, Komisi II DPRD akan memanggil OPD yang memiliki serapan anggaran di bawah 40%, dan menurut data, ada 17 OPD yang serapan anggarannya masih di bawah 40%,” tegasnya.
Untuk diketahui, 17 OPD dengan serapan anggaran rendah di bawah 40% pada semester pertama 2021 terdiri dari:
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- Dinas Kesehatan
- Dinas Pekerja Umum dan Penataan Tata Ruang Kota
- Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan
- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana
- Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian
- Dinas Perhubungan
- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata
- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Sekretariat Daerah
- Sekretariat DPRD
- Badan Pendapatan Daerah
- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
- Inspektorat Daerah
- Kecamatan Bontang Utara
- Kecamatan Bontang Selatan
- Kecamatan Bontang Barat
Laporan: Sary | Rudy