Bontang. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kota Bontang menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) PGRI Bontang Selatan, Bontang Utara, dan Bontang Barat yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (14/1/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan” dan menjadi forum strategis konsolidasi organisasi, evaluasi kinerja, serta penguatan peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bontang.
Ketua PGRI Cabang Bontang, Saparuddin, menegaskan pentingnya menjaga netralitas organisasi serta menempatkan pengurus sebagai pelayan anggota yang bekerja dengan ketulusan.
“PGRI harus tetap menjaga netralitas organisasi dan pengurus harus hadir sebagai pelayan anggota yang bekerja dengan tulus dan bertanggung jawab,” ujar Saparuddin.
Saparuddin juga mendorong penguatan kemitraan dan kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah serta berbagai lembaga lainnya agar PGRI semakin kuat dan bermartabat.
Ia berpesan kepada pengurus PGRI Cabang Bontang Selatan, Bontang Utara, dan Bontang Barat agar menyusun program kerja yang benar-benar dibutuhkan anggota, relevan dengan perkembangan zaman, serta responsif terhadap tantangan dunia pendidikan saat ini.
“Program kerja yang disusun harus menjawab kebutuhan anggota, menyesuaikan perkembangan zaman, dan mampu merespons tantangan dunia pendidikan yang terus berubah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyampaikan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang tidak terlepas dari peran dan kualitas pendidik.
“Kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, dan itu tidak bisa dilepaskan dari peran serta kualitas para pendidik. Karena itu, Pemerintah Kota Bontang akan terus berkomitmen mendukung peningkatan profesionalisme guru, kesejahteraan tenaga pendidik, serta penguatan organisasi profesi seperti PGRI,” ujar Agus Haris.
Ia menilai Konferensi Cabang PGRI sebagai forum yang strategis dan bermanfaat, tidak hanya sebagai agenda rutin organisasi, tetapi juga sebagai wadah demokrasi, musyawarah, dan regenerasi kepemimpinan. Agus Haris berharap konferensi ini dapat melahirkan pemimpin PGRI cabang yang amanah, visioner, mampu mengayomi seluruh anggota, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berdaya saing.
