Bontang. Lurah Satimpo, Maryono, mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian Kelurahan Satimpo yang berhasil masuk dalam lima besar Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2025, mewakili Provinsi Kalimantan Timur. Setelah melalui proses penilaian intensif, kini pihaknya tinggal menunggu hasil akhir yang akan diumumkan oleh tim penilai nasional.
Penilaian tahap nasional dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Hotel Platinum Balikpapan, pada Selasa (28/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, Maryono mendapat kesempatan memaparkan berbagai program unggulan Kelurahan Satimpo selama 15 menit, dilanjutkan sesi wawancara mendalam bersama tim juri dari kementerian dan lembaga terkait.
“Proses penilaian berjalan hampir dua jam. Setiap juri melakukan pendalaman selama sekitar 15 menit. Banyak aspek yang digali, mulai dari tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, hingga pelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, fokus utama juri tahun ini adalah pelestarian lingkungan dan inovasi pelayanan public, dimana dua bidang tersebut yang menjadi kekuatan Satimpo. Dalam pemaparannya, Maryono menyoroti sejumlah program andalan seperti Bank Sampah Satimpo, Kampung Madu sebagai program penghijauan, dan Inovasi Kerta Bumi yang menitikberatkan pada pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
“Kami jelaskan semuanya secara detail, mulai strategi pengelolaan sampah, keterlibatan masyarakat, hingga dampak ekonomi dan lingkungan yang dirasakan warga. Alhamdulillah, tim juri memberi respons yang positif,” ujar Maryono optimistis.
Selain di bidang lingkungan, Satimpo juga menonjol melalui inovasi pelayanan publik, seperti layanan malam dua kali sepekan (Selasa dan Kamis, pukul 19.30–21.30 Wita) serta layanan keliling dan antar-jemput dokumen berbasis pesan digital, yang dinilai mempermudah akses warga terhadap pelayanan administrasi.
Maryono menegaskan, capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Bontang, Tim Penggerak PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan masyarakat Satimpo. Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang hadir langsung memberi dukungan saat sesi pemaparan berlangsung.
“Kami merasa sangat terhormat dan termotivasi dengan kehadiran Wali Kota Bontang yang memberikan semangat luar biasa sejak tahap persiapan hingga hari penilaian nasional,” tuturnya.
Kini, Maryono dan jajaran Kelurahan Satimpo hanya bisa menunggu hasil akhir penilaian nasional yang akan diumumkan pada bulan November 2025. Meski demikian, ia menegaskan bahwa apapun hasilnya, perjuangan Satimpo sudah menunjukkan semangat kolaborasi dan gotong royong yang kuat di tengah masyarakat.
“Masuk lima besar nasional saja sudah menjadi kebanggaan besar bagi kami. Ini bukti kerja keras seluruh tim dan warga Satimpo. Semoga hasil akhirnya membawa kebahagiaan untuk Kota Bontang dan Kalimantan Timur,” pungkasnya.



