Bontang. “Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026,” ujar Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam konferensi pers di Hotel Borobudur Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan keputusan sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia mengenai penetapan awal Ramadan. Dengan demikian, umat Muslim di seluruh Indonesia akan mulai menjalankan ibadah puasa pada Kamis, 19 Februari 2026.
Momentum hari pertama puasa selalu disambut dengan penuh antusias. Setelah menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, momen berbuka menjadi waktu yang paling dinanti. Di tengah euforia tersebut, ada satu takjil klasik yang hampir selalu hadir di meja berbuka, yakni kurma.
Kurma bukan sekadar makanan tradisional saat berbuka. Buah ini memiliki kandungan gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mampu memberikan energi instan setelah tubuh berpuasa seharian. Konsumsi kurma membantu mengembalikan kadar gula darah secara bertahap sehingga tubuh tidak mengalami lonjakan gula yang drastis.
Selain sebagai sumber energi cepat, kurma juga mengandung serat yang baik untuk sistem pencernaan. Setelah lambung kosong selama berjam-jam, asupan yang mudah dicerna menjadi penting untuk menghindari gangguan pencernaan. Kurma juga mengandung mineral seperti kalium dan magnesium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Di pasaran, tersedia berbagai varietas kurma dengan karakteristik berbeda. Ada jenis berukuran besar dan manis dengan tekstur lembut, ada pula yang lebih padat dengan rasa legit yang khas. Perbedaan rasa dan tekstur ini memberi banyak pilihan bagi masyarakat untuk menyesuaikan dengan selera masing-masing.
Tidak hanya dinikmati secara langsung, kurma juga dapat disajikan secara kreatif. Kombinasi kurma dengan almond butter atau keju krim memberikan perpaduan rasa manis dan gurih. Selain itu, kurma isi dengan tambahan kacang-kacangan, serutan kelapa, atau cokelat menjadi variasi yang semakin diminati sebagai sajian berbuka.
Dengan kandungan nutrisi yang mendukung pemulihan energi, kurma tetap menjadi pilihan utama di hari pertama puasa. Selain mengikuti anjuran tradisi, konsumsi kurma saat berbuka juga memberi manfaat kesehatan yang nyata bagi tubuh.



