Tenggarong. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, warga Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, menggelar pawai obor yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, Kamis malam (27/6/2025).
Kegiatan tahunan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari warga, stakeholder, sekolah-sekolah, hingga organisasi lokal. Pawai dilepas secara resmi oleh Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, yang menyalakan api obor sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Dalam sambutannya, Tri Joko Kuncoro menyampaikan bahwa pawai obor tidak hanya menjadi wujud perayaan Tahun Baru Islam, tetapi juga sebagai ajang introspeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang akan datang. Ia juga menekankan nilai kebersamaan, kecintaan, dan semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan tersebut.
“Pawai ini diikuti oleh seluruh 24 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Maluhu, masing-masing mengirimkan satu rombongan. Selain itu, turut serta pula lembaga kemasyarakatan, sekolah-sekolah, dan organisasi lokal,” terangnya.
Rute pawai menempuh jarak sekitar 5 kilometer mengelilingi kampung melalui jalur datar, sehingga dapat diikuti oleh semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tri Joko berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan semangat kebersamaan dan prestasi warga, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan di tahun-tahun mendatang.
Tahun ini menjadi pelaksanaan ketiga dari tradisi pawai obor di Kelurahan Maluhu. Tradisi ini kini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nanti warga setiap malam Tahun Baru Islam. Semangat kebersamaan dan nilai religius yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus dijaga sebagai bagian dari budaya lokal yang mempererat ikatan sosial antarwarga.



