Bontang. Corona virus atau istilah barunya 2019-ncov, merupakan virus yang disebabkan adanya infeksi saluran pernafasan dan infeksi tenggorokan hingga dapat menyebabkan kematian.
Corona virus bukanlah virus yang pertama mendapat perhatian di dunia, sebelum itu ada virus SARS dan MERS. Kemunculan infeksi Corona virus ini sendiri masih dicurigai berasal dari bangkai hewan seperti ular, kelelawar, dan hewan berbahaya lainnya yang dikonsumsi.
Kepala Puskesmas Bontang Utara 2 Zulfadliansyah Nur, menjelaskan bahwa tanda-tanda adanya penyebaran virus Corona di Kota Bontang hingga saat ini belum ditemukan, tetapi pihaknya bersama dengan Pemerintah kota Bontang dalam hal ini dinas kesehatan akan gencar melakukan sosialisasi agar penyebaran dan penularan virus Corona dapat di antisipasi.
“Untuk masyarakat Bontang, saya ingatkan untuk menggunakan masker pada saat berpergian serta apabila sudah ada gejala seperti batuk, flu, hingga sesak nafas terjadi, diharapkan untuk segera ke rumah sakit atau puskesmas terdekat agar tidak terlambat dalam penanganan,” himbaunya.
Sementara itu Muhammad Irzal Wijaya, Dokter Umum yang bertugas di Puskesmas Bontang Utara 2 menjelaskan bahwa virus Corona kebanyakan menyebar melalui batuk dan bersin seperti halnya virus Influenza. Selain itu, virus Corona juga menyebar melalui sentuhan tangan maupun wajah.
“Gejala awal yang biasanya terdeteksi dari pasien yang terkena virus Corona karena adanya infeksi saluran pernafasan serta demam tinggi selama 3 sampai 5 hari tanpa adanya penurunan suhu tubuh, sesak nafas, hingga infeksi paru-paru, dimana dengan semua gejala itu, maka dapat dicurigai adanya indikasi terkena virus Corona,” jelasnya.
Laporan: Ervi | Risma
