Bontang. Dalam upaya menjamin ketersediaan pupuk bagi petani di daerah, Dinas Peternakan Kabupaten Berau mengunjungi PT Pupuk Kaltim, Kamis pagi, 1 Maret 2018.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Berau Suparno Kasim, mengatakan Berau ditarget mampu memperluas ladang jagung menjadi 10 ribu hektar pada tahun 2018, sehingga membutuhkan ketersedian pupuk yang memadai.
Maka dari itu, ia pun ingin berdiskusi bersama manajemen Pupuk Kaltim, terkait realisasi ketersedian pupuk untuk wilayah Bumi Batiwakkal tersebut.
“Dengan target perluasan lahan pertanian, maka kami juga berharap bisa diimbangi dengan ketersediaan pupuk bagi masyarakat di daerah,” kata Suparno.
Ia juga berharap PT Pupuk Kaltim dapat turut menyasar bantuan bagi masyarakat Berau, baik melalui CSR maupun melalui program lainnya, seperti halnya demplot dan bimbingan pertanian.
“Maka dari itu, kami lakukan kunjungan kerja kesini (Pupuk Kaltim), agar perusahaan juga bisa membantu pengembangan pertanian di Berau,” tambahnya.
Menanggapi itu, Manager Operasi 1 Pupuk Kaltim Heri Subagyo, menwakili manajemen perusahaaan mengatakan jika Pupuk Kaltim yang kini mengoperasikan 5 pabrik urea, 5 pabrik amoniak, dan 3 pabrik NPK, memiliki kewajiban mendistribusikan pupuk di dua per tiga wilayah Indonesia.
Hal itu menegaskan jika Pupuk Kaltim akan menjamin kelancaran pupuk bersubsidi dan NPK di masing-masing wilayah, sesuai peraturan pemerintah.
“Atas kewajiban itu, Pupuk Kaltim memiliki persediaan yang cukup untuk seluruh wilayah yang menjadi cakupan, dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan,” ujarnya.
Heri Subagyo juga berharap hubungan baik dan sinergi bersama Pemkab Berau dapat terus terjalin kedepannya, dan Pupuk Kaltim akan berupaya serta berkomitmen untuk membantu masyarakat Kalimantan Timur melalui berbagai program.
“Selama ini Pupuk Kaltim terus memegang komitmen untuk peduli dengan masyarakat di Kalimantan Timur,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, rombongan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau berkesempatan melakukan kunjungan pabrik, melihat dari dekat lokasi pabrik dengan kawasan terbesar se-Asia Tenggara tersebut.(*)
Laporan: Mansur
