Uncategorized  

Neni : Kube Mampu Tekan Kemiskinan Di Bontang

Bontang. Program pemberantasan kemiskinan melalui kelompok usaha bersama (Kube) dinilai mampu menekan angka kemiskinan di Kota Bontang hingga 34 persen. Hal itu dikatakan Walikota Bontang Neni Moerniaeni, yang meyakini program pengembangan usaha kecil menengah jika diwadahi kube dengan baik, akan mampu mengurangi angka kemiskinan secara perlahan.

Sejak program kube diterapkan, angka kemiskinan mampu menunjukkan penurunan yang signifikan. Dari 9000 Kepala Keluarga (KK) mengalami penurunan menjadi 6000 Kk, hanya dalam rentang waktu 2015 hingga semester pertama 2016.

“ terlebih berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, rata-rata anggota kelompok usaha bersama yang berhasil memiliki taraf hidup lebih baik jika disbanding sebelum mengikuti program kube,” ungkap Walikota Neni.

Ditegaskan Neni, keberhasilan kube pada dasarnya berada di tangan pendamping. Pendampingan menjadi hal yang sangat penting membentuk kube yang mampu tumbuh besar dan sukses. Neni pun meminta Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) agar memberikan pembinaan secara maksimal kepada seluruh kube yang telah terbentuk.

“Program seperti ini harus kita tingkatkan terus dalam menekan jumlah kemiskinan di Kota Bontang,” tambahnya.

Neni juga mengimbau seluruh kube untuk terus menciptakan inovasi baru pada usaha yang digeluti. Hal ini kata Neni, selain untuk mengasah kreatifitas para pelaku usaha kecil dan menengah, juga guna menyiapkan pelaku usaha yang mampu berdaya saing di pasar dunia.

“Kita harus mampu menunjukkan kalau Bontang juga bisa, ciptakan inovasi dalam pengembangan usaha. Untuk bisa bersaing dipasar global, Karena itu tantangan kita kedepan,” pungkasnya.(*)

 

Laporan : Sary & Ariston

Editor : Maya Ch