Bontang. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD, guna membahas strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam rapat tersebut, Kepala Diskominfo Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, memaparkan potensi pemanfaatan aset digital berupa videotron di Simpang 4 Masjid Al-Hijrah, Tanjung Laut, sebagai media periklanan komersial. Lokasi yang padat lalu lintas ini dinilai potensial menyumbang PAD secara signifikan.
Untuk mendukung langkah tersebut, Diskominfo tengah menyiapkan inovasi berupa aplikasi penyewaan videotron di masa mendatang. Andi Hasanuddin menegaskan bahwa sistem digital ini dirancang untuk memangkas birokrasi periklanan sekaligus menjaga akuntabilitas keuangan daerah.
“Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat maupun pelaku usaha dalam mengakses layanan periklanan secara digital, sekaligus memastikan pengelolaan retribusi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan efektif,” ujar Andi Hasanuddin Akmal.
Merespons hal itu, pihak DPRD Bontang menyambut baik rencana tersebut dan mendorong Diskominfo untuk segera mematangkan regulasi serta kesiapan teknis aplikasi agar implementasi peningkatan pendapatan daerah dapat berjalan maksimal.



