Kukar  

Pemkab Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah, Dorong Sistem Pangan Terintegrasi

Tenggarong. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Creative Park Tenggarong. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat sistem distribusi pangan dari hulu hingga hilir.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menegaskan, Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan seremonial atau penjualan pangan murah sesaat, melainkan bagian dari strategi besar dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan di daerah.

“Gerakan Pangan Murah ini jangan hanya dipandang sebagai kegiatan sesaat. Kita ingin kegiatan ini menjadi bagian dari sistem yang lebih besar, untuk membangun rantai pasok pangan daerah dari hulu ke hilir secara terintegrasi,” ujarnya.

Pelaksanaan GPM di Kukar digelar di lima titik berbeda dan bekerja sama dengan Bankaltimtara. Setiap lokasi dipilih berdasarkan potensi produksi wilayah agar hasil pertanian lokal dapat terserap pasar dengan harga yang wajar.

Selain menjaga stabilitas harga, gerakan ini juga menjadi strategi pengendalian inflasi daerah. Pemerintah berharap distribusi bahan pangan dapat merata ke seluruh masyarakat dengan harga terjangkau tanpa mengorbankan kesejahteraan produsen.

Aulia mencontohkan pelaksanaan GPM di Kecamatan Sebulu, yang menjadi sarana bagi petani hortikultura untuk menyalurkan hasil panen langsung kepada konsumen.

“Di Sebulu, misalnya, petani bisa menjual sayur, beras, hingga minyak goreng langsung ke masyarakat dengan harga lebih murah dari harga pasar. Dengan cara ini, produsen tetap sejahtera dan masyarakat pun bisa membeli dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Melalui model tersebut, Pemkab Kukar berupaya membangun ekosistem pangan berkelanjutan yang menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk perbankan dan pelaku usaha lokal, pemerintah berharap Gerakan Pangan Murah dapat menjadi bagian dari sistem pangan terintegrasi dan berkelanjutan di Kutai Kartanegara.

Writer: Fairuzz Abady