Bontang. Pemerintah Kota Bontang berencana memberikan sejumlah fasilitas bagi pengemudi ojek online (ojol) sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas mereka di lapangan. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut disesuaikan dengan usulan dan surat permohonan dari komunitas ojol yang sebelumnya telah diterima Pemkot Bontang.
Salah satu fasilitas yang akan dibangun adalah tempat mangkal atau ngetem bagi pengemudi ojol di beberapa titik strategis. Lokasi yang direncanakan antara lain di kawasan MTQ, pasar, dan terminal. Tempat tersebut bersifat sederhana namun difungsikan sebagai area bernaung agar para pengemudi tidak kepanasan maupun kehujanan saat menunggu pesanan.
“Akan dibangunkan tempat buat ngetem di beberapa titik, mungkin sederhana tai bisa untuk tempat mereka bernaung. Rencananya di MTQ, pasar, dan terminal. Tahun ini insyaallah direalisasikan, termasuk fasilitas charger supaya mereka bisa mengisi daya kalau baterai habis,” ujar Neni Moerniaeni.
Selain tempat mangkal, Pemkot Bontang juga menyiapkan fasilitas pendukung lainnya seperti charger ponsel, jas hujan, serta perlengkapan keselamatan. Bantuan tersebut berasal dari beberapa perangkat daerah, seperti Dinas Perhubungan dan program hibah pemerintah, sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan kerja pengemudi ojol.
Neni menambahkan bahwa permintaan fasilitas tersebut disampaikan langsung oleh para pengemudi, baik melalui pertemuan maupun pesan singkat. Pemerintah berharap fasilitas yang diberikan dapat meringankan beban pengemudi ojol, terutama saat menghadapi cuaca buruk, serta menjadi bentuk kepedulian terhadap sektor transportasi berbasis aplikasi di Kota Bontang.
