Bontang. Pemerintah Kota Bontang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Melalui Program Zakat Community Development (ZCD) Tahun 2025, Baznas menyalurkan bantuan usaha kepada para mustahik.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin (29/12/2025), bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Dalam program tersebut, sebanyak 18 mustahik menerima bantuan berupa unit sepeda motor dan rombong usaha. Selain itu, Baznas juga menyalurkan 85 jenis bantuan modal usaha dan alat usaha kepada penerima manfaat lainnya.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas usaha masyarakat agar lebih produktif dan mandiri, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Baznas Kota Bontang, Kuba Siga, mengatakan Program ZCD 2025 dirancang tidak hanya untuk membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
“Program ZCD ini tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi bagaimana penerima manfaat bisa mandiri secara ekonomi. Kami memberikan modal usaha kepada UMKM yang memiliki potensi berkembang dan disertai pendampingan agar usahanya dapat berjalan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi solusi nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan melalui pemberdayaan UMKM.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, sehingga ke depan para mustahik bisa naik kelas dan tidak lagi bergantung pada bantuan,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Baznas Kota Bontang dan Pemerintah Daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Zakat memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Sinergi antara pemerintah dan Baznas ini sangat penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan,” ucapnyai.
Wali Kota juga berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat.
Ia berharap bantuan tersebut digunakan sebaik-baiknya untuk pengembangan usaha, sehingga penerima manfaat ke depan mampu mandiri dan ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bontang.
Melalui Program Zakat Community Development 2025, Baznas bersama Pemerintah Kota Bontang berkomitmen menjadikan zakat sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kemiskinan dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Dengan usaha yang semakin berkembang, penerima bantuan diharapkan mampu menjadi pelaku UMKM mandiri dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Bontang.



