Bontang. Berbagai cara dan upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam rangka penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19 (Virus Corona) di Kota Bontang. Dan terbaru, pada Senin (30/3/2020), Sekretaris Daerah (Sekda) kota Bontang mengeluarkan surat edaran yang berisikan tentang penggalangan dana dalam rangka penanganan dan pencegahan pademi COVID-19.
Surat bernomor: 800/547/BKPSDM.03 yang ditandatangani langsung oleh Aji Erlynawati selaku Sekda Bontang tersebut menghimbau kepada seluruh Pegawai Negri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bontang untuk turut berpartisipasi dalam memberikan dukungan kepada Pemkot Bontang melalui penggalangan dana dalam rangka penanganan dan pencegahan pademi Virus Corona.
Dimana mekanisme yang akan diterapkan adalah setiap PNS memberikan dana minimal Rp.100.000 setiap bulan, penggalangan dana dikoordinir oleh bendahara masing-masing perangkat daerah, selanjutnya disampaikan kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah pada setiap bulan, . Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah bertugas dan bertanggung jawab untuk menerima dan memberikan bukti penerimaan dana dari setiap perangkat daerah, menjaga akuntabilitas dan pelaporan atas dana yang diterima, dan ,enyalurkan dana tersebut kepada penerima dana yang tepat.
Penerima dana meliputi Tenaga Kesehatan untuk penyediaan peralatan, perlengkapan, dan/atau obat-obatan yang dibutuhkan dalam penanganan pasien yang terpapar COVID-19, dalam hal penyediaan, dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan masyarakat umum yang membutuhkan bantuan ekonomi dan/atau logistik yang terdampak pandemi COVID-19. Dalam hal pendistribusian, dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta penggalangan dana kontribusi PNS dapat dilaksanakan sampai dengan bulan Juni Tahun 2020 dengan melihat kebutuhan masyarakat Kota Bontang.
Harapannya 2.924 PNS yang tersebar di 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkot Bontang dapat menyalurkan dana mereka untuk mendukung Pemkot Bontang dalam penanganan dan pencegahan pademi COVID-19.
Laporan: Rudy
