Pemprov Kaltim Berangkatkan Ribuan Marbot Umrah dan Berikan Insentif Guru Honorer Lewat Program Gratispol dan Jospol

Samarinda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) merealisasikan dua program unggulannya, Gratispol (gratis pelayanan sosial dan keagamaan) dan Jospol (jaring sosial politik), dengan menyerahkan hadiah umrah kepada ribuan marbot serta memberikan insentif kepada puluhan ribu guru honorer dan guru sekolah swasta.

Penyerahan hadiah dan insentif dilakukan secara simbolis di Plenary Hall Gelora Kadrie Oening Sempaja, Rabu (25/6/2025). Sebanyak 3.187 marbot dan penjaga rumah ibadah akan diberangkatkan untuk menjalani perjalanan religi, termasuk ke Tanah Suci Mekkah, Vatikan, dan Yerusalem. Untuk tahap pertama, 900 orang akan diberangkatkan pada Juli atau Agustus 2025. Seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh Pemprov Kaltim.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyatakan bahwa realisasi ini menjadi bukti konkret bahwa program-program yang telah dijanjikan sejak masa kampanye tidak hanya sekadar wacana, namun benar-benar dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk komitmen kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa seluruh penjaga rumah ibadah mendapat penghargaan yang layak atas dedikasinya,” ujarnya.

Salah satu penerima hadiah umrah, Mulyadi, marbot Masjid Baiturrahman Sambutan, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Setelah 28 tahun mengabdi sebagai penjaga masjid, ia tidak menyangka mendapat kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci secara gratis.

Di saat yang sama, Pemprov Kaltim juga menyerahkan insentif kepada 31.545 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK dan Madrasah Aliyah. Masing-masing guru menerima Rp500.000 per bulan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya dalam dunia pendidikan.

Tak hanya itu, dalam bidang pendidikan tinggi, Pemprov Kaltim juga mulai mendistribusikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa S1 semester pertama, yang akan dilanjutkan pada semester dua hingga delapan mulai awal tahun 2026 mendatang.

Dengan berbagai bantuan ini, Pemprov Kaltim berharap para marbot, penjaga rumah ibadah, guru honorer, dan guru sekolah swasta semakin termotivasi untuk terus mengabdi dan berkontribusi dalam membangun daerah.

Writer: Riyanti