Pemprov Kaltim Gandeng UMKT untuk Turunkan Angka Stunting

Samarinda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka prevalensi stunting di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggandeng Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) melalui program berbasis 82 rumah ibadah yang tersebar di Kaltim serta amal usaha Muhammadiyah Kaltim.

Penjabat (PJ) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menjelaskan bahwa 82 masjid yang diberdayakan dalam program ini akan difungsikan sebagai wadah penyedia makanan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori stunting. Langkah ini diharapkan dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi anak-anak tersebut dan menekan angka stunting di Kaltim.

Selain fokus pada penanganan stunting, Akmal Malik juga mengajak UMKT Samarinda untuk berkolaborasi dalam upaya reboisasi lahan eks-tambang yang ada di Kaltim. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya kolaborasi yang kuat bersama perguruan tinggi, harapannya kasus stunting di Kaltim dapat menurun seiring waktu,” ujarnya.

Program ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pemerintah provinsi serius dalam menangani permasalahan kesehatan anak dan lingkungan, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Writer: Riyanti
Exit mobile version