Samarinda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi memberikan bonus penghargaan kepada ratusan atlet, pelatih, dan ofisial yang berjaya di ajang PON XXI Aceh–Sumut dan Peparnas XVII Solo. Penyaluran bonus ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi peningkatan prestasi olahraga di tingkat nasional.
Sebanyak 747 anggota kontingen PON serta 105 anggota kontingen Peparnas menerima bonus dengan total nilai Rp80,7 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari Rp67,65 miliar untuk kontingen PON dan Rp13,09 miliar untuk kontingen Peparnas. Bonus PON dibagikan kepada 454 atlet, 210 pelatih, 31 ofisial teknik, dan 52 manajer.
Pada PON XXI, kontingen Kaltim berhasil meraih 152 medali, yakni 29 emas, 55 perak, dan 68 perunggu, yang mengantarkan Kaltim ke peringkat kedelapan nasional. Sementara pada Peparnas XVII, Kaltim menempati peringkat ke-13 dengan 38 medali: 7 emas, 13 perak, dan 18 perunggu.
Dua atlet Kaltim bahkan mencatatkan pemecahan rekor nasional, yakni Firda Khairunnisa pada cabang angkat besi dan Widari pada angkat berat.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan pembinaan olahraga daerah.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat pembinaan atlet. Ia menargetkan Kaltim dapat kembali masuk tiga besar nasional pada PON XXII NTT–NTB tahun 2028. Rudy menyampaikan bahwa pemerintah akan memperkuat fasilitas latihan, memberikan pendampingan berkelanjutan, dan membangun ekosistem olahraga yang lebih baik.
“Kaltim harus kembali bersaing di papan atas nasional. Karena itu, kami akan memperkuat fasilitas latihan, meningkatkan pendampingan, dan membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional. Target kami jelas: Kaltim masuk tiga besar pada PON 2028,” ujarnya.
Sementara itu, atlet angkat besi peraih emas dan pemecah rekor, Firda Khairunnisa, mengaku bangga dan bersyukur atas apresiasi dari Pemprov Kaltim. Ia menuturkan akan terus memberikan yang terbaik dan berharap dukungan terhadap atlet semakin diperkuat ke depan.
“Alhamdulillah, bonus ini sangat berarti bagi saya. Ini bentuk penghargaan atas kerja keras kami selama persiapan dan pertandingan. Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Kaltim di PON berikutnya. Semoga dukungan seperti ini terus berlanjut untuk semua atlet,” ujarnya.
Pemberian bonus ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh atlet agar terus mencetak prestasi dan membawa nama Kalimantan Timur semakin diperhitungkan di kancah olahraga nasional.
Pemberian bonus ini diharapkan dapat memacu semangat para atlet Kaltim untuk terus mencetak prestasi lebih tinggi dan membawa nama daerah semakin diperhitungkan di ajang olahraga nasional.



