Sangatta. Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar meminta kepada seluruh perusahaan tambang batu bara untuk bekerjasama mengambil peran yang lebih besar dalam menangani pandemic Virus Corona. Menurut ismunandar tidak ada langkah yang paling efektif dalam mengatasi pandemic ini selain keterlibatan semua pihak.
Ismunandar mengatakan hal tersebut dihadapan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, perwakilan perusahaan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada saat rapat terkait penanganan dan penanggulangan Virus Corona di daerah Kutim yang dilaksanakan di Posko Terpadu Antisipasi dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Alam.
“Penanggulangan virus corona bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata akan tetapi pihak swasta juga harus terlibat di dalamnya sehingga penyebarannya tidak meluas,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ismunandar juga menginstruksikan kepada Ketua Umum Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kutim agar menginventarisir semua kekurangan yang dibutuhkan, terutama kebutuhan tim medis seperti Alat Pelindung Diri (APD), disinfektan, masker, sarung tangan, dan yang lainnya.
Sementara itu perwakilan dari semua perusahaan tambang batu bara yang hadir siap membantu apapun yang di butuhkan oleh pemerintah melalui dana CSR dari perusahaan mereka.
Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Satgas COVID-19 Kutim Irwansyah, memgatakan akan segera berkoordinasi dengan perusahaan tambang batu bara dan perusahaan sawit yang memiliki jaringan lebih luas untuk bisa bersama-sama memenuhi kekurangan tersebut, agar APD dapat segera tersedia.
“Untuk sementara hanya 5 unit APD dan sudah meminta ke pemerintah pusat untuk mengirimkan ke RSUD Kudungga Sangatta sebagai rumah sakit rujukan Corona, dan saat ini tim masih kekurangan apd dan bahan disinfektan untuk penyemprotan di lingkungan warga,” jelasnya.
Laporan: Shena
