Bontang. Membentuk karakter generasi milenial yang ber-akhlakul karimah, menjadi salah satu hal penting dalam penerapan metode pendidikan di SMP Yayasan Pupuk Kaltim (YPK). Hal itu salah satunya diwujudkan melalui pesantren kilat, diikuti 162 siswa dari kelas VIII. Kegiatan berlangsung secara mandiri selama tiga hari, mulai 27-29 April 2018.
Diungkapkan Kepala Sekolah SMP YPK Suroto, kegiatan ini telah menjadi agenda rutin sekolah. Dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya, dan akan terus menjadi bagian pembinaan bagi anak didik kedepannya.
Bahkan, pesantresn kilat juga kerap dilaksanakan di luar kota, seperti Samarinda dan Balikpapan. Sesuai konsep yang digagas sekolah untuk menumbuhkan karakter anak didik yang sesuai tuntunan agama.
“Selain itu, juga pernah bekerjasama dengan pondok pesantren Hidayatullah Bontang. Dan khusus tahun ini kami laksanakan secara mandiri,” ujar Suroto.
Mewakili pengurus Yayasan Pupuk Kaltim Satrio, menyampaikan kegiatan ini penting untuk dilaksanakan, guna membimbing siswa-siswi menentukan arah dan jalan terbaik yang akan dipilih.
“Dan kegiatan ini bisa menjadi bahan renungan bagi siswa siswi, serta lebih memperdalam ilmu keagaamaan,” katanya.
Kegiatan ini pun diapresiasi Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Bontang, melalui Kepala Seksi Pendidikan Islam Tasnim Muin. Ia menilai pesantren kilat yang dilaksanakan SMP YPK sebagai upaya pembentukan karakter anak didik yang sesuai nilai dan tuntunan agama. Dan hal tersebut pun menjadi bekal spiritual anak kedepannya.
Ia juga menilai SMP YPK sebagai sekolah umum, memiliki kepedulian memberikan pemahaman agama bagi anak didik melalui pesantren kilat ini.
“Semoga kedepan agenda seperti ini bisa terus berjalan lancar, dalam mewujudkan generasi muda yang ber-akhlakul karimah,” ungkapnya.
Berbagai materi pesantren kilat diantaranya pembelajaran Al-Qur’an dan makna, akidah akhlak dalam membentuk karakter muslim yang baik, motivator bagi generasi muda, shalat malam (Qiyamul lail), hingga outbond.(*)
Laporan: Nasrul
