Bontang. Setelah menggelar pelatihan Fire Fighting bagi karyawan PT Kaltim Nitrat Indonesia (KNI) pada September 2017 lalu, kini PT Pupuk Kaltim kembali menggelar pelatihan serupa, diperuntukkan bagi karyawan PT Kaltim Daya Mandiri, selaku anak perusahaan.
Pelatihan diberikan kepada 16 peserta, terdiri dari karyawan dan calon karyawan PT KDM selama dua hari. Dimulai Selasa, 10 Oktober 2017.
Menurut Direktur Teknik dan Operasi PT KDM Tusmadi, pelatihan ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan karyawan, saat terjadi situasi darurat yang tidak diprediksi.
“Maka dari itu, kami meminta peserta dapat mengikuti training ini dengan baik, untuk diterapkan di tempat kerja nantinya,” ujarnya.
Senada, manajemen Pupuk Kaltim diwakili General Manager Teknologi Sri Mukartiningsih, menyampaikan pelatihan ini sebagai training basic atau dasar pengetahuan, tentang bahaya yang kemungkinan dapat terjadi di lingkungan kerja.
“Sehingga bekal yang diperoleh dalam pelatihan ini, terutama teknik penanggulangan darurat dan pemadaman kebakaran, dapat diaplikasikan dengan baik di lingkungan kerja,” ungkapnya.
Pelatihan K3 dan fire fighting berisi sejumlah materi, mulai dasar hukum penerapan K3 di tempat kerja, alat pelindung diri (APD), pengertian bahaya dan faktor bahaya di tempat kerja, tanggap darurat K3, pengertian api, serta fenomena kebakaran dan pemadaman api.
Selanjutnya teori pemadaman api, praktik APAR, dan fire drill. Dibimbing langsung instruktur dari internal PKT yang profesional dan ahli di bidangnya.(*)
Laporan: Sary | Aris
