Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda kembali memberikan penghargaan kepada Rukun Tetangga (RT) berprestasi melalui ajang Probebaya Award 2025 yang digelar di Plenary Hall Convention Sempaja. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan RT dalam melaksanakan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat ini diikuti oleh 1.971 Ketua RT dan 181 Ketua Kelompok Masyarakat dari seluruh Samarinda. Tahun ini, Probebaya Award menghadirkan tiga kategori penilaian, yakni infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya, serta kesehatan, pendidikan, dan kepemudaan. Melalui proses seleksi tingkat kota yang meliputi penilaian presentasi hingga peninjauan lapangan, sebanyak 30 RT ditetapkan sebagai nominator, dan satu di antaranya meraih predikat terbaik di masing-masing kategori.
Sebagai bentuk dukungan dan pembinaan, RT terbaik mendapatkan bantuan dana sebesar Rp25 juta, sementara empat RT lain dalam setiap kategori yang masuk nominasi menerima Rp15 juta. Program Probebaya sendiri menyediakan anggaran Rp100 juta bagi setiap RT, dengan alokasi 60 persen untuk pembangunan infrastruktur dan 40 persen untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyatakan bahwa Probebaya merupakan program prioritas pemerintah kota dalam mendorong pemerataan pembangunan. Ia menegaskan pentingnya pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga serta melibatkan masyarakat secara aktif.
“Harapannya, setiap kebutuhan kecil masyarakat dapat terpenuhi melalui dana Probebaya,” ujarnya.
Salah satu penerima penghargaan terbaik, Abdul Rahman, Ketua RT 24 Kelurahan Gunung Kelua untuk kategori kesehatan, pendidikan, dan kepemudaan, mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan program ini. Ia menyampaikan bahwa sejak adanya Probebaya, peningkatan infrastruktur, sarana, dan prasarana pendidikan di wilayahnya berjalan signifikan. Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan demi keberlanjutan pembangunan di tingkat lingkungan.
Penganugerahan Probebaya Award 2025 tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga sarana evaluasi efektivitas program pembangunan berbasis lingkungan. Pemkot Samarinda berharap kegiatan ini dapat memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat lebih luas bagi seluruh warga kota.
