Ribuan Driver Maxim Geruduk Kantor Gubernur Kaltim, Tuntut Pembukaan Kembali Kantor Perwakilan

Samarinda. Ribuan driver Maxim Car dan Maxim Bike menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Senin pagi. Aksi ini merupakan buntut dari penyegelan kantor perwakilan Maxim oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis lalu.

Para pengemudi menuntut agar Pemprov Kaltim segera membuka kembali kantor perwakilan Maxim tanpa syarat, menyusul dampak besar yang dirasakan para driver sejak penyegelan dilakukan.

Menurut perwakilan massa, pasca penutupan kantor, banyak akun driver yang tidak dapat mengakses aplikasi karena tidak bisa melakukan absensi secara langsung. Setidaknya 500 akun dilaporkan terblokir, sementara sekitar 350 akun yang aktif kesulitan untuk tetap beroperasi.

“Kami jadi tidak bisa narik karena sistem tidak aktif. Kantor ditutup, kami tidak bisa absen. Harusnya ada solusi, bukan penyegelan,” ujar Fahrojil Albar, salah satu driver Maxim Car.

Hal senada disampaikan oleh Ali, driver Maxim Bike. Ia menyebutkan bahwa keputusan sepihak tanpa solusi dari pihak berwenang justru merugikan ribuan mitra driver yang menggantungkan hidup dari pekerjaan harian tersebut.

Sebelumnya, penyegelan kantor Maxim dilakukan karena dinilai tidak mematuhi Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur terkait tarif batas bawah dan atas untuk layanan transportasi online di wilayah tersebut.

Aksi yang diikuti oleh ribuan massa ini berlangsung tertib, meskipun sempat diwarnai kegaduhan kecil antara peserta aksi dan petugas keamanan. Meski begitu, situasi secara umum tetap terkendali hingga aksi berakhir. Para pengunjuk rasa berharap Gubernur Kalimantan Timur dapat segera menanggapi tuntutan mereka dan membuka kembali kantor perwakilan agar operasional bisa kembali normal.

 

Writer: Axl
Exit mobile version