Uncategorized  

Sebut SDM Pekerja Lokal Bontang Rendah, PT Badak NGL Minta Maaf

Bontang. Menyikapi beredarnya pernyataan dari pihak PT Badak NGL mengenai rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) warga Bontang. Pihak PT Badak NGL menyebut bahwa pernyataan tersebut hanya kesalahpahaman, hal tersebut diungkapkan  Senior Manager Human Resource Departemen (HRD) PT Badak NGL Nasrul Syahruddin bersama Senior Manager Korkom PT Badak NGL Busori yang didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ahmad Aznem, di ruang rapat Dinas Ketenagakarjaan pada Senin (1/7/2019).

Nasrul Syahruddin mengatakan pihak PT Badak NGL tidak bermaksud untuk merendahkan SDM pekerja lokal Bontang, hanya saja ada presepsi lain dari pernyataan yang dikeluarkan oleh salah seorang staff perusahaan PT Badak NGL beberapa waktu lalu.

“Mewakili manajemen PT Badak NGL, kami menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang membuat sejumlah pihak menjadi resah dan merasa direndahkan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Nasrul juga mengakatan bahwa perusahaan berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah guna meningkatkan skill dan SDM pekerja lokal Bontang, dengan mematuhi peraturan daerah mengenai ketenagakerjaan yang mewajibkan mengakomodir 75% pekerja lokal.

Sementara itu,  Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ahmad Aznem mengatakan bahwa semua perusahaan yang ada di kota Bontang wajib mengutamakan warga lokal sesuai dengan peraturan daerah (perda) yang telah disahkan beberapa waktu lalu.

“Perusahan diminta untuk bersama-sama meningkatkan kualitas SDM para pekerja lokal lewat pelatihan dan sertifikasi,” jelasnya.

Untuk diketahui sebelumya pada rapat dengar pendapat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, terdapat oknum staff karyawan PT Badak NGL yang menyebutkan SDM di kota Bontang rendah. Pernyataan tersebut sempat membuat Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menjadi geram.

Laporan: Tim Liputan PKTV