SMA YPK Bontang Kirim 39 Siswa ke PTN Lewat Jalur SNBP 2026

Suasana belajar di SMA YPK Bontang. (FOTO: Dok. SMA YPK)

Bontang. SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) Bontang mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah siswa yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala SMA YPK Bontang, Budiriyanto, mengungkapkan bahwa dari 89 siswa yang masuk kategori eligible, sebanyak 39 siswa berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Dan dari total siswa yang diterima tersebut, 10 orang berhasil masuk ke Universitas Gadjah Mada (UGM), sementara lainnya diterima di sejumlah PTN ternama, seperti Universitas Indonesia, , Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya. Sebagian besar siswa memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Pulau Jawa, sementara hanya satu siswa yang memilih PTN di wilayah Kalimantan Timur.

Menurut Budiriyanto, capaian ini merupakan hasil dari sistem pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak siswa berada di kelas 10. Sekolah menekankan pentingnya konsistensi nilai akademik sebagai salah satu syarat utama dalam seleksi SNBP.

“Kami sudah mulai mengawal sejak kelas 10. Guru-guru memastikan nilai siswa tetap stabil dan terus meningkat selama lima semester,” jelasnya.

Selain penguatan akademik, sekolah juga melakukan pemetaan jurusan secara terstruktur melalui peran guru bimbingan konseling dan tim khusus PTN. Pemetaan ini dilakukan beberapa kali untuk memastikan siswa memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan kemampuan dan peluang mereka.

“Kami tidak ingin siswa gagal hanya karena salah strategi. Pemetaan ini kami lakukan beberapa kali agar tidak terjadi penumpukan pada jurusan atau kampus tertentu,” kata Budiriyanto.

Lebih lanjut, sekolah juga melibatkan orang tua dalam proses pengambilan keputusan melalui program Konsultasi Siswa (Konsis) yang dilaksanakan pada akhir tahun. Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah memberikan gambaran peluang berdasarkan nilai dan portofolio siswa.

“Lewat Konsis, kami ajak orang tua berdiskusi agar keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan data dan pertimbangan yang matang,” ujarnya.

Budiriyanto berharap para siswa yang telah diterima dapat menjaga prestasi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi serta membawa nama baik sekolah. Ia juga menegaskan bahwa SMA YPK Bontang akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan guna mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut di masa mendatang.

“Kami berharap siswa yang lolos bisa terus berprestasi dan menjaga nama baik sekolah. Ke depan, kami akan terus memperkuat pendampingan agar hasil ini bisa dipertahankan,” tutupnya.

Writer: RM
Exit mobile version