Tangis Keluarga Sambut Jenazah Adief Mulyadi

Bontang. Tangis keluarga pecah menyambut kedatangan Jenazah Mantan Dirut PDAM Bontang dan Berau Adief Mulyadi, saat tiba di rumah duka Jalan Sutan Syahrir Gang Mas RT 18 Tanjung Laut Indah Bontang Selatan, yang merupakan rumah orangtua Almarhum. Minggu (3/2/2019) malam, sekitar pukul 19.45 Wita.

Sebelum ke rumah duka, jenazah mantan Ketua KPU Bontang ini terlebih dulu menjalani visum luar di RSUD Taman Husada Bontang mulai pukul 17.00 Wita.

Tampak sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bontang turut menyambut kedatangan jenazah Adief. Diantaranya Wakil Walikota Basri Rase, Ketua KPU Bontang Suardi beserta Komisioner, Safaruddin dan Agus Yani. Direktur PDAM Tirta Taman Suramin, dan sejumlah pejabat lainnya.

Keluarga Korban, Ilyas, mengatakan jenazah akan dimakamkan Senin (4/2/2019) di TPU Tanjung Laut Bontang Selatan.

“Besok baru dimakamkan, karena masih menunggu istrinya yang sedang dalam perjalanan dari Berau,” ujarnya.

Irham Mongilo, Ketua RT 19 BTN KCY Kelurahan Api-api Bontang Utara, tempat Almarhum Adief tinggal sejak 2004 lalu, menilai Adief memiliki jiwa sosial tinggi dan aktif mengikuti kegiatan di lingkungan RT.

“Orangnya rajin ke masjid, sangat akrab juga dengan tetangga. Sejak tinggal di KCY beliau juga dikenal peduli sesama,” kata Irham.

Untuk diketahui, Adief Mulyadi ditemukan tak bernyawa di kebun miliknya Jalan Letjen Urip Sumoharjo Kelurahan Bontang Lestari Bontang Selatan, Minggu (3/2/2019) siang.

Jenazah Adief ditemukan di semak bekas lokasi kebakaran, dengan kondisi telentang sekitar pukul 14.30 Wita.

Kondisi mayat masih mengenakan wear pack biru lengkap dengan sepatu booth karet warna hijau. Dompet dan telepon selulernya masih utuh.

Sebelumnya Adief diketahui meninggalkan rumah di Kompleks Perumahan BTN KCY, pada Sabtu (2/2/2019) siang.

Pasca ditemukan, jenazah Adief Mulyadi langsung ditangani Kepolisian Resor Bontang melalui Opsnal Reskrim bersama Tim Identifikasi dan Pawas Polres Bontang.

“ Hasil visum tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan”, terang Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samudra.

Adief Mulyadi Meninggal dunia di usia 45 tahun, dan meninggalkan seorang istri, Sri Endang, dan dua orang anak. (*)

Laporan : Yulianti Basri