Bontang. Sebanyak 30 kader mengikuti Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu untuk Pengawas Kesehatan angkatan ke-2 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bontang. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2025, di Auditorium 3 Dimensi Kota Bontang.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan dan RT. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Bahtiar Mabe, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Para peserta akan dipersiapkan menjadi fasilitator Posyandu yang bertugas memberikan pembinaan teknis, pelatihan, workshop, hingga sosialisasi bagi kader di wilayah masing-masing.
“Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi para kader sehingga mereka siap menghadapi tantangan di lapangan, termasuk dalam pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, dan peningkatan gizi masyarakat,” ujarnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bontang, Dasuki, juga memberikan apresiasi kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di masyarakat. Dasuki berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis dan komunikasi para kader, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.
“Saya berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga komunikasi mereka, agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi menyeluruh mengenai 25 keterampilan dasar, termasuk pengukuran antropometri, pencatatan dan pelaporan data, edukasi kesehatan keluarga, serta simulasi pelayanan Posyandu yang efektif.
