Samarinda. Memasuki bulan ketiga musim kemarau di Kalimantan Timur, Komando Distrik Militer (Kodim) 091/ASN bergerak cepat mengatasi krisis air bersih dengan membangun fasilitas sumur bor dan sarana air bersih di kawasan Bayur, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Program ini diluncurkan untuk membantu ratusan kepala keluarga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.
Kondisi kering yang melanda Kota Samarinda dan sekitarnya telah membuat masyarakat resah karena kebutuhan akan air bersih kian mendesak. Sejumlah warga terpaksa menggunakan air irigasi pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Melihat situasi tersebut, TNI bersama Polri turun tangan membangun sarana air bersih demi meringankan beban warga di kawasan pinggiran.
Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bakti sosial Alumni AKABRI Tahun 1992. Di tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Yayasan Angkatan 92 membangun sebanyak 6 unit sumur bor di 6 kabupaten/kota yang berbeda serta merehab 2 unit rumah pensiunan.
Salah seorang warga setempat, Wahida, mengungkapkan bahwa dirinya dan warga lainnya terpaksa menggunakan air irigasi pertanian setelah hampir seluruh sumur warga mengering. Ketiadaan jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah tersebut menjadi kendala utama masyarakat dalam memperoleh air bersih.
“Kami terpaksa pakai air irigasi pertanian karena hampir seluruh sumur warga sudah mengering, ditambah lagi belum ada jaringan PDAM di sini,” ujarnya.
Komandan Korem (Danrem) 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul, meresmikan langsung fasilitas sumur bor dan sarana air bersih tersebut melalui kegiatan peletakan batu pertama. Ia menyebutkan bahwa penyediaan air bersih ini merupakan bagian dari program Tentara Manunggal Air Bersih sekaligus aksi nyata program Sumur Bor Bhakti Persada 92 dalam rangka memperingati 34 tahun pengabdian alumnus AKABRI 1992.
“Penyediaan air bersih ini merupakan bagian dari program Tentara Manunggal Air Bersih sekaligus aksi nyata program Sumur Bor Bhakti Persada 92 dalam rangka 34 tahun pengabdian alumnus AKABRI 1992,” tegasnya
Dengan terbangunnya fasilitas ini, masyarakat berharap aliran air bersih dapat mengalir secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan domestik sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi ratusan kepala keluarga di wilayah Bayur dan sekitarnya.



