Tommy Johan Agusta Apresiasi Antusias Anak-anak Bontang di Lomba Pildacil Ramadhan Fest 1447 H

Bontang. Ajang Lomba Pildacil (Pemilihan Dai Cilik) dalam rangkaian Ramadhan Fest 1447 Hijriah mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kota Bontang. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PKTV ini diikuti puluhan peserta anak-anak.

Ketua Kopkar Pupuk Kaltim, Tommy Johan Agusta, mengatakan lomba tersebut menjadi salah satu kegiatan yang menggembirakan karena mampu menarik minat anak-anak untuk tampil berdakwah sejak usia dini. Pada penyelenggaraan perdana ini, jumlah peserta mencapai sekitar 27 anak dari berbagai wilayah di Kota Bontang.

“Meski ini baru pertama kali kita coba sebagai hasil kolaborasi, sambutan dan antusiasme masyarakat Kota Bontang sangat luar biasa. Ini terlihat dari jumlah peserta Pildacil yang mencapai sekitar 27 anak,” ujarnya.

Menurut Tommy, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan karakter bagi anak-anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, etika, serta kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai melalui ajang dakwah anak tersebut, para peserta tidak hanya belajar berbicara di depan umum, tetapi juga memahami pesan-pesan moral seperti pentingnya berbakti kepada orang tua dan semangat menuntut ilmu.

“Tema-tema yang dibawakan juga sederhana, dekat dengan kehidupan anak-anak, seperti kecintaan kepada orang tua dan pentingnya menuntut ilmu. Bahkan ada yang menyampaikan bahwa berbakti kepada orang tua adalah tiket menuju surga. Ini luar biasa,” katanya.

Tommy berharap kegiatan Pildacil dalam Ramadhan Fest dapat menjadi agenda rutin setiap tahun. Ke depan pihaknya berencana menyiapkan konsep panggung yang lebih sederhana agar anak-anak dapat tampil lebih nyaman saat menyampaikan ceramah.

“Yang penting kegiatan ini bisa kita laksanakan setiap tahun secara rutin. Siapa tahu dari ajang yang sederhana ini akan lahir dai-dai kecil yang nantinya bisa berkembang hingga tingkat nasional,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berharap lomba tersebut dapat memotivasi anak-anak lain yang menyaksikan kegiatan tersebut untuk ikut berpartisipasi pada penyelenggaraan berikutnya.

“Ketika mereka melihat teman-temannya bisa tampil, pasti akan muncul rasa percaya diri bahwa mereka juga bisa. Ke depan pesertanya tentu bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Exit mobile version