Uncategorized  

Tumpukan Sampah dan Buaya Kembali Resahkan Warga Bontang Kuala

Bontang. Banyaknya sampah yang bertumpuk disekitar sungai Bontang Kuala, menimbulkan keresahan warga sekitar. Terlebih, keberadaan buaya yang kerap muncul membuat warga merasa tak nyaman bermukim dikawasan ini.

Seperti halnya Partini, salah satu warga RT 19 Kelurahan Bontang Kuala, mengaku terganggu dengan bau sampah yang sudah dua bulan lebih berada tepat di belakang kediamannya. Ia mengatakan sampah tersebut bukan hasil buangan warga Bontang Kuala, namun sampah kiriman melalui aliran sungai Bontang.

“Selain itu saya juga khawatir dan takut dengan keberadaan buaya besar yang kadang tiba-tiba aja ada di dapur saya,” ucapnya.

Atas kondisi ini, Kelurahan Bontang Kuala pun menerima berbagai laporan dan keluhan warga lain seperti Partini. Kelurahan pun langsung berkoordinasi bersama pihak Kecamatan Bontang Utara dan langsung turun ke lapangan.

“Kami sudah minta bantuan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan dan Badan Lingkungan Hidup untuk mengatasi permasalahan tumpukan sampah. Sementara untuk masalah buaya, akan kami koordinasikan lagi pihak terkait. Warga sementara jangan beraktivitas dulu disekitar lokasi sungai,” terang Lurah Bontang Kuala Wahyuni.

Senada, Camat Bontang Utara Zemmy Hasz mengimbau masyarakat Bontang Kuala untuk dapat saling bekerjasama dan berkoordinasi dalam mengatasi permasalahan sampah dilingkungan tempat tinggal. Menurut Zemmy, dibutuhkan kesadaran bersama dari masyarakat, agar tidak ada lagi tumpukan sampah yang bisa mengganggu kenyamanan, meski revitalisasi sungai juga perlu untuk dilakukan untuk jangka panjang.

“Warga antar RT bisa lakukan kerja bakti bersih-bersih sungai tiap libur. Sebab butuh kesadaran bersama untuk mengatasi masalah ini. Terlebih untuk tidak membuang sampah ke sungai,” ujarnya.(*)

 

Laporan : Yuli & Nasrul