IKN  

UbHoney Fest 2025 di Ibu Kota Nusantara, Dorong Ekosistem Perlebahan dan Ekonomi Berkelanjutan

Nusantara. Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis sumber daya lokal. Melalui Honey Fest 2025, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berupaya mengembangkan ekosistem perlebahan sebagai bagian dari ekonomi hijau yang melibatkan masyarakat sekitar.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Nusantara Food Festival ini berlangsung di Sentra Massa Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN pada akhir pekan lalu. Diselenggarakan oleh OIKN bekerja sama dengan Asosiasi Perlebahan Indonesia, festival ini menghadirkan berbagai acara menarik seperti pameran produk madu, kelas memasak berbahan madu, serta talkshow tentang teknik budidaya dan peluang bisnis perlebahan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk melihat potensi lebah sebagai sumber ekonomi baru yang ramah lingkungan dan bernilai tinggi. OIKN menegaskan bahwa pengembangan perlebahan merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi “Forest City”, di mana pembangunan berjalan seiring dengan pelestarian alam.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan bahwa dengan 75 persen wilayah IKN yang ditetapkan sebagai kawasan hijau, Nusantara berpeluang besar menjadi sentra produksi madu nasional.

“Honey Fest 2025 menunjukkan bahwa pembangunan di Nusantara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan keseimbangan antara alam dan ekonomi warga,” ujar nya.

Madu yang dihasilkan dari hutan yang lestari menjadi simbol manis pembangunan Ibu Kota Nusantara, kolaborasi harmonis antara alam dan masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi. Melalui kegiatan seperti Honey Fest 2025, IKN terus memperkuat semangat pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya menyejahterakan warga, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.

 

Writer: Fairuzz Abady
Exit mobile version