Bontang. Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, mulai digelar Selasa 2 Mei 2017. Diikuti 2.972 siswa dari 33 Sekolah Negeri dan swasta yang ada di Kota Bontang.
Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP akan berlangsung selama empat hari, dengan mengujikan 4 mata pelajaran. Yakni bahasa Indonesia, matematika, bahasa inggris, dan IPA.
Dari keseluruhan sekolah, diketahui hanya sepuluh diantaranya yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), terdiri atas 6 sekolah negeri dan 4 sekolah swasta. Masing-masing SMP Negeri (SMPN) 1, 2, 3, 5, 7, dan 8. Serta SMP vidatra, YPK, Galilea, dan YKPP.
Dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Bontang Akhmad Suharto, sebagian besar sekolah terpaksa masih menggunakan LJK (Lembar Jawaban Kertas), karena terkendala unit komputer, ketersediaan server, hingga internet.
“Akan tetapi, tahun ini sudah ada peningkatan sebesar 30 persen. Dimana tahun lalu hanya enam saja sekolah yang bisa UNBK,” paparnya saat meninjau pelaksanaan ujian nasional ke sejumlah sekolah, Selasa pagi.
Namun begitu, Akhmad Suharto mentargetkan tahun 2018 mendatang pelaksanaan UNBK bagi seluruh SMP Negeri yang ada di Kota Bontang, dapat berjalan 100 persen.
“ Targetnya tahun 2018 mendatang sudah bisa melaksanakan UNBK semua,” tandasnya.
Hari pertama ujian nasional tingkat SMP ini pun tak luput dari perhatian Wakil Walikota Bontang Basri Rase, yang turut melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah guna memastikan jalannya ujian siswa. (*)
Laporan: Yulianti Basri
