Bontang. Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) selaku perwakilan kepemilikan aset PT Badak NGL kunjungi Pupuk Kaltim, dipimpin Direktur LMAN Rahayu Puspasari. Senin, 3 September 2018.
Diawali plant tour ke pabrik Pupuk Kaltim, rombongan turut mengunjungi berbagai lokasi program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Pupuk Kaltim.
Diantaranya Keramba Jaring Apung (KJA) budidaya Kerapu dan Lobster, yang dikelola Koperasi Nelayan Bontang Eta Maritim (Kopnel BEM) diperairan Tanjung Limau.
Selain itu, rombonngan didampingi Sekretaris Perusahaan Budi Wahju Soesilo dan beberapa Manager, juga menyempatkan diri melihat program pemberdayaan anak berkebutuhan khusus (ABK) Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda di Kelurahan Api-api Bontang Utara.
Pada kesempatan itu, rombongan disambut Anggi V Goenadi selaku inisiator inkubator bisnis, yang memaparkan sejarah terbentuknya Inbis serta pembinaan oleh Pupuk Kaltim.
“Melalui kunjungan ini kami ingin melihat langsung program CSR Pupuk Kaltim, dengan harapan dapat sinergi dan diintegrasikan kedepanya,” ujar Rahayu Puspasari
Dirinya pun mengaku kagum melihat sejumlah CSR Pupuk Kaltim, utamanya Inkubator Bisnis Permata Bunda. Sebab melalui program ini, Pupuk Kaltim mampu menggali potensi anak disabilitas, dna patut dijadikan contoh berbagai kalangan untuk menguatkan bisnis di Indonesia.
“Begitu juga Keramba Jaring Apung, karena mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir khususnya nelayan,” tambah Rahayu. (*)
Laporan: Mansur
