Uncategorized  

Gandeng LKP Ayulia Training Center Bontang, Kemendikbud Cetak 20 Wirausaha Baru

Bontang. Setelah berlangsung dari sejak bulan Agustus 2020 lalu, Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha  (PKW) jenis keterampilan menjahit yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang bekerjasama dengan  Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Ayulia Training Center telah berakhir dan secara resmi telah ditutup oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Yuti Nurtyati. 

Dikatakan Nurhayati yang merupakan pendiri LKP Ayulia Training center yang juga instruktur dalam pelatihan, PKW tersebut telah sukses dilaksanakan  dengan waktu 240 Jam pelajaran yang dimulai pada 19 Agustus 2020 lalu yang diikuti sebanyak 20 peserta, bertempat di LKP Ayulia Traing Center, Jalan Mulawarman Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara. 

“Sebelum mengikiuti program PKW, para peserta ini telah  dibekali dengan tehnik dasar menjahit oleh para instruktur dari LKP Ayulia. Selain itu, setelah PKW selesai, semua peserta diberikan bantuan berupa masing-masing 1 unit mesin jahit portabel dan mesin obras  serta bahan kain, sehingga usai pelatihan ini para peserta sudah bisa langsung membuka usaha. Selain itu para peserta juga mendapatkan bantuan uang saku dari PT Pupuk Kalimantan Timur, mengingat LKP Ayulia merupakan salahsatu mitra binaan Pupuk Kaltim,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Bontang Yuti Nurtyati menyambut baikan program PKW yang dilaksanakan LKP Ayulia Traing Center, mengingat program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kota Bontang agar lebih berdaya sehingga dapat berwirausaha.

“Saya berharap kepada para peserta, agar usai pelatihan ini dapat memanfaatkan ilmu yang didapat, mengingat para peserta  juga telah diberikan bantuan pewralatan untuk menjalankan usaha,” ungkapnya.

Sementara itu pimpinan LKP Ayulia Training Center Hery Supriadi  mengatakan, dalam menjalankan usaha para peserta tidak akan dilepas begitu saja, melainkan akan terus diberikan pendampingan kedepannya. Hery yakin, dengan bekal ilmu yang telah diberikan, para peserta sudah mampu membuka lapangan kerja baru.

Laporan: Mansyur