Bontang. Creative Night Market (CNM) yang kembali digelar pada Sabtu (25/4/2026) malam di Jalan Cut Nyak Dien, kawasan Salebba, Kelurahan Bontang Baru, menjadi gelaran ketiga sepanjang tahun 2026 setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada Februari lalu. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi ruang kreatif sekaligus penggerak ekonomi bagi masyarakat Kota Bontang.
Acara yang berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WITA tersebut menghadirkan beragam kuliner lokal, produk kreatif, hingga hiburan seni yang menarik minat masyarakat. Kehadiran pengunjung dari berbagai kalangan membuat suasana malam di kawasan tersebut semakin semarak.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Marsudi, melaporkan bahwa dari 100 UMKM dan paguyuban yang diundang, sebanyak 60 peserta turut ambil bagian dalam gelaran ini. Selain tenant kuliner dan produk kreatif, CNM juga dimeriahkan dengan berbagai pentas seni di panggung utama.
“Para pelaku usaha tidak dikenakan biaya sewa tempat. Mereka hanya menanggung biaya kebersihan dan listrik secara mandiri,” jelas Eko.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengapresiasi penyelenggaraan CNM yang merupakan hasil kolaborasi antara Pokdarwis Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, dan Gerakan Pemuda Ekonomi Kreatif (GEPREK).
Ia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah. Dirinya berharap Creative Night Market ini tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi bisa digelar secara bergilir di tiga kecamatan di Bontang, sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Taman.
Menurutnya, wilayah Bontang Barat berpotensi menjadi lokasi kegiatan di kawasan Kanaan dengan latar rumah adat tongkonan. Sementara itu, di Bontang Selatan, kegiatan serupa dapat digelar di kawasan Jalan Mangrove Berbas Pantai.
“Kalau ini digilir, bukan hanya ekonomi yang bergerak, tapi juga bisa sekaligus mempromosikan destinasi wisata lokal kita,” tambah Neni.
Dalam kesempatan tersebut, Neni juga tampak berinteraksi langsung dengan pengunjung. Ia mengajak masyarakat mengikuti permainan ringan dengan berbagai pertanyaan berhadiah. Bahkan, peserta yang belum berhasil menjawab dengan benar tetap mendapatkan apresiasi darinya.



