Bontang. Pemerintah Kota Bontang memastikan penyaluran Program Dua Ratus Juta (Produta) per RT akan berjalan pada tahun depan. Meski demikian, penyaluran program andalan Neni Moerniaeni – Basri Rase ini pada setiap tahunnya hanya akan disalurkan sebesar Rp 100 Juta untuk tiap RT, dan Rp 100 Juta akan disalurkan lima tahun sekali dalam bentuk dana bergulir.
Dikatakan Walikota Neni Moerniaeni, penggunaan anggaran produta akan difokuskan pada infrastruktur dan lingkungan, dan mengacu pada hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) ditiap RT dan Kelurahan.
“Mengacu pada hal itu, bagi RT yang kondisi infrastruktur dan lingkungannya sudah baik dan bagus, alokasi dana produta di RT tersebut akan dialihkan ke RT yang kondisi infrastruktur dan lingkungannya masih buruk,” ujar Neni.
Sementara untuk dana produta lima tahun sekali, akan digunakan untuk pengembangan potensi perekonomian tiap RT, sekaligus mewujudkan creative city sebagai salah satu visi – misi pemerintah. Setiap RT akan dituntut menciptakan satu produk unggulan, yang dapat membantu perekonomian masyarakat.
“Nanti penyaluran dana dalam bentuk dana bergulir akan didampingi dan diawasi penggunaannya, agar tidak disalahgunakan,” tambahnya.
Penyaluran dana produta akan dilakukan melalui Kecamatan, mengingat Kelurahan yang sudah tidak lagi berbentuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (*)
Laporan : Tim Liputan Pktvbontang
