DP3AKB Bontang Gelar Bimtek Manajemen Kasus, Perkuat Sinergi Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak

Bontang. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang Menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kasus Layanan Perlindungan Perempuan Dan Anak Yang Berlangsung Di Audotrium 3D.

Kegiatan Yang Digelar Selama Dua Hari Ini Mulai Kamis 16 Dan Jumat 17, Diikuti Sekitar 60 Peserta Ini Melibatkan Berbagai Unsur, Di Antaranya Organisasi Perangkat Daerah (Opd) Terkait, Rumah Sakit, Puskesmas, Lembaga Layanan, Serta Instansi Yang Berperan Dalam Perlindungan Perempuan Dan Anak.

Dalam Laporannya, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Dan Perlindungan Khusus Anak (Pha Dan Pka) DP3AKB Kota Bontang, Hartoni, Menyampaikan Bahwa Bimtek Ini Bertujuan Memberikan Pemahaman Mengenai Substansi Dan Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak, Mengoptimalkan Upaya Pencegahan Melalui Perlindungan Yang Lebih Baik, Meningkatkan Tata Kelola Program Penanganan Kekerasan Melalui Manajemen Kasus Yang Komprehensif Dan Berkelanjutan, Serta Memperkuat Kapasitas Para Peserta Dalam Memberikan Layanan Perlindungan Kepada Perempuan Dan Anak.

Sementara Itu, Kepala DP3AKB Kota Bontang, Bahtiar Mabe, Mengatakan Bahwa Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Masih Menjadi Persoalan Serius Yang Terjadi Di Berbagai Lapisan Masyarakat, Tanpa Memandang Tingkat Pendidikan. Menurutnya, Persoalan Tersebut Tidak Dapat Diselesaikan Oleh Satu Instansi Saja, Melainkan Membutuhkan Kolaborasi Seluruh Pihak, Mulai Dari Pemerintah, Aparat Penegak Hukum, Tenaga Kesehatan, Hingga Dunia Pendidikan.

“Persoalan Ini Sangat Berat Dan Harus Ditangani Secara Bersama-Sama. Tidak Mungkin Hanya Mengandalkan DP3AKB Bontang Gelar Bimtek Manajemen Kasus, Perkuat Sinergi Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak. Semua Pihak Harus Memiliki Kepedulian Dan Mengambil Peran Dalam Memberikan Perlindungan Kepada Perempuan Dan Anak,” Ujarnya.

Bahtiar Menjelaskan, Salah Satu Tujuan Utama Pelaksanaan Bimtek Adalah Membekali Peserta Dengan Pengetahuan Dan Pemahaman Mengenai Penanganan Kasus, Sehingga Mampu Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat Ketika Menemukan Indikasi Kekerasan Di Lingkungan Sekitar.

Ia Juga Mengajak Seluruh Pemangku Kepentingan, Khususnya Aparat Penegak Hukum, Dinas Pendidikan, Guru, Tenaga Kesehatan, Lembaga Layanan, Serta Instansi Yang Berperan Dalam Perlindungan Perempuan Dan Anak, Untuk Aktif Memberikan Literasi Kepada Masyarakat Mengenai Pola Pengasuhan Dan Pencegahan Kekerasan. Menurutnya, Masih Banyak Kasus Terjadi Karena Kurangnya Pemahaman Masyarakat Mengenai Dampak Dan Bentuk-Bentuk Kekerasan.

Kegiatan Ini Menghadirkan Narasumber Rendiansyah Putra Dinata, Sebagai Sr. Director Advocacy, Campaign, And Government Relation Save The Children Indonesia. Para Peserta Mendapatkan Materi Mengenai Konsep Dasar Manajemen Kasus, Meliputi Tujuan, Prinsip, Peran, Serta Tahapan Penanganan Kasus Mulai Dari Identifikasi, Asesmen, Perencanaan Intervensi, Pelaksanaan Layanan, Monitoring, Hingga Terminasi.

Melalui Kegiatan Ini, DP3AKB Bontang Gelar Bimtek Manajemen Kasus, Perkuat Sinergi Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Kota Bontang Berharap Terbangun Kesamaan Persepsi, Penguatan Koordinasi Lintas Sektor, Serta Peningkatan Kapasitas Tenaga Layanan, Sehingga Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Kota Bontang Dapat Dilakukan Secara Lebih Cepat, Tepat, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Terbaik Bagi Korban.