Bontang. Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) resmi menggelar Workshop Gerakan Mandiri Usaha Mikro Kecil (GEMA UMK) tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Dapat Cuan dengan AI Lebih Hebat” ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 15 hingga 16 Juli 2026, bertempat di Ruang Pirus Hotel Equator, Bontang.
Workshop ini diinisiasi Pupuk Kaltim sebagai respons strategis terhadap pesatnya perkembangan teknologi global, khususnya transformasi Artificial Intelligence (AI). Kehadiran AI dinilai telah mengubah lanskap operasional bisnis secara signifikan, sehingga peningkatan kapabilitas sumber daya para mitra binaan menjadi hal mutlak agar mereka tidak hanya bertahan, melainkan terus berkembang.
VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim, Reza Abdillah, menegaskan bahwa program GEMA UMK merupakan wujud nyata dari kepedulian Pupuk Kaltim untuk melahirkan pelaku usaha yang adaptif dan inovatif di era ekonomi digital.
“Workshop ini kami rancang bukan sekadar pelatihan teori, melainkan ruang belajar yang aplikatif. Kami ingin memastikan mitra binaan Pupuk Kaltim memiliki keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi guna mendongkrak performa bisnis mereka,” ujar Reza.
Untuk memastikan transfer ilmu berjalan optimal, Pupuk Kaltim menggandeng praktisi ahli, Kresna Manggala, yang menjabat sebagai Learning and Development Lead MWX Indonesia. Selama dua hari, para peserta dibekali materi mendalam dan aplikatif mengenai pemanfaatan teknologi AI untuk efisiensi bisnis dan strategi pemasaran.
Langkah konsisten Pupuk Kaltim ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Bontang. Hadir mewakili pemerintah daerah, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM Kota Bontang, Lukman, menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata Pupuk Kaltim terhadap kemajuan UMKM lokal.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pupuk Kaltim yang secara konsisten menunjukkan kepeduliannya. Dengan workshop ini, kami berharap para pelaku usaha di Bontang mampu naik kelas dan berkembang melalui pemanfaatan teknologi,” kata Lukman.
Antusiasme serupa juga datang dari para peserta. Haeruddin, salah satu pelaku usaha yang merupakan mitra binaan PKT, menyambut baik dan merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini.
“Dengan berkembangnya AI ini, akan mempermudah bagi para pelaku usaha untuk terus mempromosikan usahanya. Kami sangat menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan di masa yang akan datang,” ungkap Haeruddin.
Melalui program GEMA UMK ini, Pupuk Kaltim kembali menegaskan posisinya tidak hanya sebagai pelaku industri nasional, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat yang siap mendampingi pelaku usaha lokal bertransformasi menuju ekosistem digital yang tangguh.



