Kukar  

Gedung Ekraf Kukar Siap Diserahkan, Siap Jadi Pusat Kreativitas

Tenggarong. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara bersama Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara melakukan peninjauan Gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kukar sebagai bagian dari proses serah terima aset.

Kegiatan ini menjadi tahap akhir dalam pemindahan pengelolaan gedung dari Dinas PU kepada Dinas Pariwisata. Peninjauan dilakukan secara bersama untuk memastikan kondisi bangunan benar-benar siap sebelum proses mutasi aset resmi dilaksanakan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kukar, Muhammad Jamil, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemeriksaan administrasi dan fisik agar pencatatan aset berjalan baik.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan bangunan, baik dari sisi fisik maupun administrasi, sehingga proses pencatatan aset dapat berjalan dengan tertib dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan gedung telah mencapai 100 persen pada tahun 2025, namun masih diperlukan penyempurnaan data serta kelengkapan penunjang.

“Secara fisik bangunan sudah selesai, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi, terutama terkait data dan administrasi pendukung,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menerima dan mengelola Gedung Ekraf tersebut.

“Kami siap menerima dan mengelola gedung ini agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi kreatif,” katanya.

Menurutnya, gedung ini nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti studio musik, studio film, serta ruang kreatif untuk komunitas seni dan budaya.

“Gedung Ekraf ini akan kami buka untuk berbagai komunitas, sehingga bisa menjadi ruang kolaborasi dan pengembangan kreativitas, terutama bagi generasi muda di Kutai Kartanegara,” tambahnya.

Dinas Pariwisata berharap, setelah proses serah terima selesai, gedung ini dapat segera difungsikan secara optimal. Kehadirannya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus menjadi wadah bagi para pelaku seni di daerah.

 

Writer: Fairuzz Abady
Exit mobile version